Suara.com - Pakar kesehatan mental meminta masyarakat yang merasa mengalami masalah kejiwaan untuk tidak malu meminta bantuan profesional, baik itu psikiater ataupun psikolog.
Psikolog lulusan Universitas Gadjah Mada, Zahrah Nabila, M.Psi, Psikolog, mengatakan bahwa ketika merasa ada yang 'salah' dengan diri sendiri, mendapatkan jawaban dari tenaga profesional adalah langkah yang dianjurkan.
"Izinkan diri untuk berproses bersama tenaga profesional, untuk kebaikan diri itu sendiri," ujar wanita yang berpraktik di Amazing Point of Balance itu.
Ia mengatakan bahwa penting bagi setiap individu untuk menghargai segala proses untuk mengembangkan dirinya, termasuk dalam aspek kesehatan mental dan fisiknya.

"Proses untuk mengembangkan diri pun termasuk upaya dalam menyadari pentingnya kesehatan mental dalam diri sendiri," kata Zahrah.
"Menyadari sepenuhnya bahwa fisik dan mental adalah kesatuan yang utuh dalam diri, sehingga memperlakukan dengan adil dan penuh kasih, saat salah satunya mengalami masalah atau tak mampu lagi mengatasinya sendiri," imbuhnya.
Lebih lanjut, Zahrah mengingatkan bahwa meskipun kini teknologi sangat membantu terbukanya akses informasi, pengetahuan, dan kesadaran akan kesehatan mental, penting bagi tiap individu untuk tidak mendiagnosa diri sendiri dengan informasi umum yang tersedia di lini massa.
"Yang perlu diperhatikan adalah dalam proses mengenali serta memahami apa yang sedang terhadi dalam diri, ada jebakan diagnosa diri karena seolah-olah sudah mampu memahami sendiri kondisi diri dari paparan informasi yang ada," kata Zahrah.
"Padahal, paparan informasi yang ada belum cukup untuk langsung menentukan diagnosis tertentu pada diri," ujarnya menambahkan.
Baca Juga: Konsultasi Psikologis Sering Dicap Negatif, Iman Hanggautomo: Sama Pentingnya dengan Fisik
Ia melanjutkan, tetap ingatkan pada diri untuk bijak dalam mencerna informasi.
"Ketahui dan izinkan bahwa ada tenaga profesional (psikolog/psikiater) yang punya kapabilitas dalam menentukan diagnosa," papar Zahrah.