1. Anak-anak lebih tergantung dan lengket pada orangtua
Selama pandemi virus corona, banyak orangtua harus bekerja dari rumah sehingga lebih sering bersama anak-anaknya yang juga sekolah online. Situasi ini membuat anak-anak cenderung mengembangkan ikatan yang lebih kuat dengan orangtuanya.
Hal ini tentu membuat orangtua merasa lebih senang. Tapi, Dr Dan mengatakan waktu bermain sangat penting bagi anak-anak karena membantu mereka lebih mandiri.
2. Anak-anak lebih emosional
Dr Dan juga mengatakan bahwa waktu bermain yang kurang bisa membuat anak-anak lebih mudah emosi, frustasi, kecewa dan tidak memiliki kepercayaan diri. Karena itu, waktu bermain yang cukup bisa membantu mereka belajar mengelola perasaan ini.
3. Anak-anak cenderung menghindari anak-anak lain
Karena anak-anak terlalu lama berdiam diri di rumah Akibat pandemi virus corona, mereka juga akan lupa rasanya bermain bersama teman-temannya. Situasi ini akan membuat anak-anak lama-lama merasa canggung ketika bermain kembali dengan temannya.
Dr Dan mengatakan bahwa bermain mendorong anak-anak untuk bergaul, menjalani hubungan dengan orang lain dan menemukan solusi ketika bertengkar atau berselisih.
4. Anak menjadi lebih tidak aktif
Baca Juga: Pakar Oxford: Virus Corona Covid-19 akan Jadi Flu Biasa pada Tahun Depan
Kelamaan di rumah karena pandemi virus corona Covid-19 akan membuat anak-anak lebih jarang aktif secara fisik. Karena itu, bermain membantu mendorong anak-anak aktif secara fisik dan memberikan manfaat kesehatan fisik.