Suara.com - Meski diperpanjang, Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat alias PPKM di sejumlah daerah mengalami penurunan level, dari level 4 ke level 3.
Hal ini menandakan adanya pelonggaran pembatasn mobilitas masyarakat, termasuk dibukanya kembali warung makan dan pusat perbelanjaan yang sempat ditutup.
Menurut Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satuan Tugas Penanganan COVID-19 (Satgas) Sonny Harry B. Harmadi PPKM level sengaja diturunkan secara bertahap oleh pemerintah, karena sejumlah alasan.
“Yang paling utama memang bagaimana melihat dinamika yang terjadi di lapangan, dalam penanganan COVID-19 itu sendiri,” kata Sonny saat diwawancara ANTARA melalui telepon di Jakarta, Senin (30/8).
![Polisi mengatur lalu lintas kendaraan di pos penerapan ganjil genap di kawasan Bundaran Senayan, Jakarta, Kamis (26/8/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/08/26/29094-perubahan-jalur-ganjil-genap-ppkm-di-jakarta.jpg)
Ia mengatakan beberapa indikator di lapangan yang menjadi bahan pertimbangan perpanjangan masa PPKM antara lain laju penularan kasus di setiap daerah, respons dari penanganan layanan kesehatan dan juga kondisi sosial ekonomi masyarakat.
“Jadi kita lihat apakah positivity rate nya naik atau turun, terus kemudian respons dari pelayanan kesehatan kita apakah Bed Ocuppancy Ratio (BOR) nya turun, itu diamati dalam satu minggu,” tegas dia.
Pemantauan perkembangan indikator-indikator tersebut, dilakukan pihaknya melalui evaluasi setiap satu minggu, untuk menentukan apakah PPKM suatu wilayah perlu diperpanjang serta memberikan tingkatan level pandemi di wilayah itu sendiri atau tidak.
“Jadi (evaluasi) mingguan itu dilakukan, karena dinamika dari penanganan COVID-19 ini memang sangat dinamis,” kata Sonny saat menjelaskan mengapa evaluasi perlu dilakukan setiap satu minggu.
Lebih lanjut dia mengatakan, pembagian level PPKM akan terus menjadi hal yang relevan, karena dapat menjadi sebuah acuan suatu daerah dalam menentukan aturan-aturan melakukan aktivitas sosial.
Baca Juga: Usai Perpanjang PPKM, Kini Picu Kerumunan Sembako, LBH: Jokowi Selalu Bertolak Belakang
Sonny menjelaskan, bila suatu daerah menginginkan aktivitas-aktivitas sosial yang dilakukan menjadi lebih leluasa dan terbuka, maka daerah tersebut harus bisa menurunkan levelnya ke tingkat level yang lebih rendah.