Studi BMJ Temukan Risiko Stroke Setelah 15-21 Hari Suntik Vaksin Pfizer

Sabtu, 28 Agustus 2021 | 08:22 WIB
Studi BMJ Temukan Risiko Stroke Setelah 15-21 Hari Suntik Vaksin Pfizer
Ilustrasi vaksin Covid-19, vaksin Pfizer (pexels.com)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Selain itu, mereka juga memperkirakan adanya penambahan sekitar 66 kasus pembekuan darah dari 10 juta orang yang vaksin AstraZeneca, yang lebih sedikit dibandingkan 12.614 kasus pada pasien Covid-19.

Mereka juga mengatakan tidak ada hubungannya antara pembekuan darah di arteri untuk vaksin Pfizer maupun AstraZeneca. Tapi, ada sekitar 5.000 kasus tromboemboli arteri pada 10 juta pasien Covid-19.

Terkait peningkatan risiko stroke, mereka memperkirakan akan ada 143 kasus tambahan per 10 juta orang yang vaksin Pfizer. Jumlah ini tergolong lebih sedikit dibandingkan penambahan kasus stroke yang mencapai 1.699 akibat virus corona Covid-19.

Sementara itu, para peneliti tidak menemukan hubungan antara vaksin AstraZeneca dengan peningkatan risiko stroke atau vaksin Pfizer dengan peningkatan risiko trombositopenia.

Menurut Julia Hippisley-Cox, selalu ada efek samping yang tak terduga dengan jenis obat apapun, termasuk vaksin Covid-19. Cara paling kuat untuk mendeteksi efek samping ini pun adalah penelitian.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI