Masalah kulit yang disebabkan oleh minyak esensial cukup bervariasi, dari iritasi ringan hingga alergi menyeluruh, seperti dermatitis. Reaksi alergi menyebabkan gatal-gatal, ruam, gatal dan terbakar. Selain itu, kulit juga bisa menjadi kering, bersisik dan pecah-pecah.
4. Masalah pada kehamilan
Beberapa minyak esensial mengandung aditif dan kotoran yang berbahaya bagi ibu hamil. Pada ibu hamil yang sangat peka terhadap bau dan rasa, penggunaan minyak atsiri bisa memberikan efek samping lebih buruk selama kehamilan, seperti sakit kepala, mual, muntah dan vertigo.
Bahkan, minyak esensial yang dioleskan pada kulit bisa meresap ke dalam plasenta dan mempengaruhi kondisi janin dalam kandungan. Pada kasus yang lebih buruk, ibu hamil berisiko mengalami keguguran.
5. Alergi
Reaksi alergi terhadap minyak esensial juga bisa mempengaruhi mata dan sistem pernapasan. Jika Anda pernah memiliki riwayat alergi minyak esensial, seperti bersin, pilek dan hidung tersumbat, maka sebaiknya Anda menghindari penggunaannya.