Minum Obat Jerawat saat Terinfeksi Varian Delta, Bibir Wanita Ini Menghitam!

Jum'at, 06 Agustus 2021 | 17:18 WIB
Minum Obat Jerawat saat Terinfeksi Varian Delta, Bibir Wanita Ini Menghitam!
Ilustrasi pasien infeksi jamur hitam, virus corona Covid-19 (Unsplash)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Seorang wanita asal AS mengaku bibirnya menjadi hitam dan kuning setelah mengonsumsi obat jerawat yang memicu efek samping langka ketika ia berjuang melawan virus corona Covid-19.

Wanita yang dikenal sebagai Avery ini mengunggah kondisinya dalam video TikTok sambil mengaku kalau perawatan yang dijalaninya bisa menyebabkan kulit kering dan bersisik. Bahkan, kondisinya semakin buruk akibat virus corona Covid-19.

Avery mengatakan kandungan vitamin A isotretinoin dalam obat jerawatnya itu telah menutupi sebaceous kulit. Kelenjar dalam kulit ini berkaitan dengan perkembangan jerawat yang parah bila tersumbat.

Kemudian, ia menunjukkan kondisi bibirnya yang menghitam dan membengkak setelah terinfeksi virus corona Covid-19 varian Delta dalam video TikToknya.

Ia menceritakan pengobatan jerawat yang dijalaninya telah membuat bibirnya kering dan pecah-pecah. Tapi, kondisi bibirnya semakin buruk ketika terinfeksi virus corona Covid-19 yang membuat bibirnya berkerak dan melepuh.

Ilustrasi virus corona Covid-19, infeksi jamur hitam (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona Covid-19, infeksi jamur hitam (Pixabay/mohamed_hassan)

Saat itu, dokter mendiagnosisnya menderita impetigo, infeksi kulit karena bakteri Streptococcus. Namun, infeksi kulit itu semakin parah hingga membuat bibirnya menghitam.

Setelah itu, ia bergegas ke rumah sakit dan menjelaskan kondisinya. Kemudian, dokter mendiagnosisnya terinfeksi mucormycosis atau infeksi jamur hitam.

"Sebelum kondisi bibir saya seperti ini, saya sempat mengalami radang, infeksi sinus dan infeksi telinga yang menyakitkan akibat terinfeksi varian Delta. Kemudian, saya memperhatikan bibir saya mulai terpengaruh," kata Avery dikutip dari The Sun.

Ia mengatakan bahwa obat jerawat yang dikonsumsinya bersamaan ketika terinfeksi virus corona Covid-19 telah menyebabkan infeksi jamur langkah. Hal inilah yang mempengaruhi sinus, otak dan paru-parunya.

Baca Juga: Virus Corona Covid-19 vs RSV, Kenali Perbedaan Gejalanya!

Sebelumnya, India telah melaporkan banyak kasus infeksi jamur langka yang dipicu oleh varian Delta. Kondisi langka ini disebabkan oleh jamur yang dikenal sebagai mucromycetes, yang bisa membunuh orang dengan sistem kekebalan lemah.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI