Jangan Asal, Ini 5 Makanan Utama yang Harus Dihindari Ibu Hamil!

Minggu, 25 Juli 2021 | 13:49 WIB
Jangan Asal, Ini 5 Makanan Utama yang Harus Dihindari Ibu Hamil!
Ilustrasi ibu hamil (Sumber: Shutterstock)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Makanan cepat saji atau junk food biasanya rendah nutrisi, tinggi kalori, gula, dan lemak tambahan. Sedangkan, ibu hamil perlu meningkatkan jumlah protein, folat, kolin, dan zat besi.

Bila Anda tetap mengonsumsi makanan cepat saji selama kehamilan, ini bisa menyebabkan penambahan berat badan. Pada akhirnya, ini bisa meningkatkan risiko diabetes gestasional, serta komplikasi kehamilan atau kelahiran.

3. Susu, keju, dan jus buah

Susu mentah, keju yang tidak dipasteurisasi, dan keju yang matang dengan lembut dapat mengandung berbagai bakteri berbahaya termasuk Listeria, Salmonella, E.Coli, dan Campylobacter. Begitu pula dengan jus buah yang tidak dipasteurisasi.

Semua bakteri itu bisa mengancam jiwa bayi dalam kandungan. Bakteri ini bisa terjadi secara alami atau disebabkan oleh kontaminasi selama pengumpulan atau penyimpanan. Pasteurisasi adalah cara paling efektif untuk membunuh bakteri berbahaya tanpa mengubah nilai gizi produk.

4. Ikan bermerkuri

Merkuri adalah elemen yang sangat beracun. Dalam jumlah yang lebih tinggi, merkuri dapat menjadi racun bagi sistem saraf, sistem kekebalan, dan ginjal. Karena itu, merkuri bisa menyebabkan masalah perkembangan serius pada anak-anak, meskipun dalam jumlah rendah.

Merkuri bisa ditemukan dalam ikan laut berukuran besar yang bisa mengakumulasi racun dalam jumlah tinggi. Jika Anda sedang hamil dan menyusui, sebaiknya hindari konsumsi ikan bermerkuri tinggi, seperti hiu, ikan todak, makarel raja, tuna, marlin, dan ikan ubin. Sedangkan, ikan bermerkuri rendah, termasuk teri, ikan salmon, nilai, trout, dan haddock.

ilustrasi sashimi [shutterstock]
ilustrasi sashimi [shutterstock]

5. Sayuran dan buah yang tidak dikupas

Baca Juga: Benarkah Virus Covid-19 Varian Delta Lebih Berbahaya dan Menular?

Permukaan buah dan sayuran yang tidak dikupas meskipun tidak kotorr bisa terkontaminasi sejumlah bakteri dan parasit, termasuk Toksoplasma, E-Coli, Salmonella dan Listeria. Kontaminasi dapat terjadi setiap saat selama produksi, pengolahan, penyimpanan, transportasi atau panen eceran.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI