Putri Beatrice Didiagnosis Disleksia Sejak Usia 7 Tahun, Simak Kisahnya!

Selasa, 22 Juni 2021 | 09:45 WIB
Putri Beatrice Didiagnosis Disleksia Sejak Usia 7 Tahun, Simak Kisahnya!
Putri Beatrice dan Putri Eugenie. (Youtube/The List)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Putri Beatrice, anak sulung Pangeran Andrew, Adipati York dan Sarah Ferguson dari keluarga kerajaan Inggris, telah didiagnosis menderita disleksia sejak usia 7 tahun.

Ia pun telah berkampanye mengenai hal ini untuk menyoroti gangguan belajar pada anak disleksia.

Dalam upaya meningkatkan kesadaran lebih lanjut, cucu Ratu Elizabeth II ini telah membuat sebuah buku anak-anak untuk anak-anak yang menderita disleksia.

Putri Beatrice telah memberikan narasi untuk versi animasi dari buku Xtraordinary People, yang ditulis oleh Kate Griggs, pendiri badan amal global, Made By Dyslexia.

“Bukan rahasia lagi bahwa saya berjuang dengan disleksia, saya sebagai seorang anak juga sering berharap kelainan itu hilang," kata putri Beatrice dikutip dari Express.

Tapi, sekarang putri Beatrice sudah menilai kondisinya sebagai hadiah yang luar biasa dan ia ingin anak dengan disleksia bisa memanfaatkan kekuatannya.

Topi unik Putri Eugenie dan Putri Beatrice. (Insider)
Topi unik Putri Eugenie dan Putri Beatrice. (Insider)

Buku anak-anak mengeksplorasi betapa kaya nuansa hidup dengan disleksia. Buku itu mengidentifikasi tujuh arketipe anak-anak, yang menguraikan keterampilan luar biasa dari anak-anak disleksia dan menyoroti kekuatan lain dari anak disleksia dari 7 jenis karakter tersebut.

"Saya ingat ketika pertama kali melihat buku Beatrix Potter dan ilustrasinya yang sangat indah, tapi saya tidak bisa membaca kata-katanya," kata Beatrice.

Saat itu, Beatrice pun dimasukkan ke kelas spesialis dan ia mengaku tidak bisa membaca kata-kata yang tertulis dalam buku itu dengan jelas pada gurunya.

Baca Juga: Ketersediaan Dosis Terbatas, WHO Buka Pabrik Vaksin Covid-19 di Afrika Selatan

Bahkan, Beatrice mengaku saat itu ia masih sering salah mengeja kata-kata dan kesulitan untuk membaca. Sampai akhirnya, ia pun didiagnosis menderita disleksia.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI