Suntikan Penguat Vaksin Pfizer Picu Efek Samping Lebih Banyak, Apa Aja?

Minggu, 16 Mei 2021 | 11:08 WIB
Suntikan Penguat Vaksin Pfizer Picu Efek Samping Lebih Banyak, Apa Aja?
Ilustrasi vaksin pfizer (Pixabay/qimono)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Vaksin Pfizer-BioNTech yang diberi nama BNT162b2 adalah vaksin mRNA dua dosis yang dikembangkan oleh dua perusahaan farmasi, termasuk Pfizer di Amerika Serikat dan BioNTech di Jerman.

Vaksin Pfizer untuk virus corona Covid-19 ini bisa menimbulkan sejumlah efek samping, yang sama seperti vaksin Covid-19 lainnya. Data terbaru mengungkapkan orang-orang lebih mungkin melaporkan efek samping setelah suntikan kedua vaksin Pfizer.

Data dari ZOE Covid Symptom Tracking Study menemukan bahwa suntikan dosis tambahan vaksin Pfizer justru akan menyebabkan lebih banyak efek samping.

Data fase 3 klinis vaksin Pfizer menunjukkan 77,4 persen orang mengalami setidaknya satu efek samping sistemik setelah suntikan pertama vaksin Covid-19.

CEO Pfizer Albert Bourla, telah menyatakan bahwa orang kemungkinan besar membutuhkan suntikan ketiga atau dosis tambahan dalam waktu 12 bulan setelah mendapatkan vaksinasi penuh.

Ilustrasi vaksin Covid-19, vaksin Pfizer (unsplash/@hakannural)
Ilustrasi vaksin Covid-19, vaksin Pfizer (unsplash/@hakannural)

Menurut FDA dilansir dari Express, efek samping Utama vaksin Pfizer meliputi kelelahan, sakit kepala, demam panas dingin, nyeri otot atau sendi, mual, diare dan pembengkakan kelenjar getah bening.

Menurut perusahaan Pfizer, para peserta mengalami kelelahan dan sakit kepala selama uji klinis. Efek sampingnya juga tetap serupa di antara orang dewasa muda dan remaja.

Remaja yang lebih muda menerima dosis vaksin yang sama seperti orang dewasa dan telah melaporkan efek samping yang sama. Mereka kebanyakan mengalami sakit di lengan yang disuntik, demam, menggigil atau nyeri yang menandakan sistem kekebalan meningkat, terutama pada suntikan kedua.

Data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) melaporkan wanita lebih mungkin mengalami efek samping pada pria. Para ahli mengatakan orang-orang juga lebih mungkin mengalami efek samping setelah suntikan kedua.

Baca Juga: Picu Reaksi Berantai, Ini Sebab Pembekuan Darah pada Penerima Vaksin Covid

Menurut CDC, efek samping setelah suntikan kedua vaksin Covid-19 mungkin lebih intens daripada yang Anda alami setelah suntikan pertama. Selain itu, 1 dari 10 orang yang suntik vaksin Pfizer juga mengalami nyeri sendi, diare dan demam.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI