Suara.com - Hong Kong telah mendeteksi transmisi lokal kedua yang melibatkan strain mutan virus corona Covid-19. Hal ini meningkatkan kekhawatiran tentang penyebarannya di masyarakat.
Pejabat kesehatan setempat juga telah memperingatkan potensi lonjakan kasus, sementara mereka sedang melakukan penyelidikan terhadap kedua sumber infeksi.
Dilansir South China Morning Post, berikut beberapa hal tentang varian virus corona mutan yang ditemukan di Hong Kong:
- Apa varian virus corona utama yang terdeteksi di Hong Kong?
Sejauh ini Hong Kong telah mendeteksi tiga varian virus corona yang membawa mutasi N501Y. Mutasi ini diketahui lebih membuat virus menular daripada jenis aslinya SARS-CoV-2.
Salah satunya adalah varian Inggris B.1.1.7, yang diyakini muncul pada September tahun lalu, dan pertama kali diketahui di Hong Kong pada akhir Desember setelah dua pelajar baru kembali dari negara tersebut.
![Seorang polisi (kedua dari kanan) minum di area yang ditutup oleh petugas kesehatan yang melakukan pengujian di daerah Yordania, Hong Kong, Sabtu (23/1/2021). [Peter PARKS / AFP]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/01/23/57818-hong-kong-lockdown-untuk-pertama-kali.jpg)
Varian Inggris juga menjadi penyebab sebagian besar kasus yang melibatkan strain mutan di Hong Kong.
Dua varian lainnya adalah yang berasal dari Afrika Selatan dan Brasil.
- Apakah vaksin saat ini dapat melawan varian baru?
Baca Juga: Kemenkes Lacak Jejak Kasus Virus Corona Baru E484K di Jakarta
Menurut pemerintah setempat, vaksin Pfizer diyakini efektif melawan strain varian Inggris dan Brasil. Tetapi mungkin kurang efektif terhadap varian Afrika Selatan.