Cegah Kanker dengan Terapkan 6 Gaya Hidup Sehat Ini Secara Konsisten

Rabu, 17 Maret 2021 | 18:18 WIB
Cegah Kanker dengan Terapkan 6 Gaya Hidup Sehat Ini Secara Konsisten
Ilustrasi gaya hidup sehat. (Shutterstock)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Kanker merupakan penyakit tidak menular dengan tingkat kematian yang sangat tinggi. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyebut kanker menjadi penyebab kematian tertinggi nomor tiga setelah penyakit jantung dan stroke.

Meski setiap manusia memiliki sel kanker dalam tubuhnya, namun hal itu tidak akan berbahaya selama tidak terjadi pertumbuhan yang disebabkan gaya hidup tidak sehat atau pun genetik.

Tanpa faktor genetik, kanker bisa dicegah dengan cukup menerapkan gaya hidup yang tepat.

Dikutip dari AsiaOne, wakil direktur medis Parkway Cancer Center Singapura, Dr Khoo Kei Siong membagikan tips sederhana melakukan gaya hidup sehat yang bermanfaat mencegah kanker, berikut daftarnya!

1. Periksa kesehatan rutin
Skrining menjadi salah satu langkah pertama dalam melawan kanker. Saat kanker terdeteksi lebih awal, maka perawatan juga bisa lebih cepat dilakukan dan dapat meningkatkan peluang bertahan hidup.

"Misalnya, wanita harus melakukan skrining untuk kanker payudara secara teratur sejak usia 40 tahun. Pap smear untuk kanker serviks juga direkomendasikan untuk wanita berusia antara 25 hingga 69 tahun yang pernah berhubungan seks," kata Khoo.

Pemeriksaan yang lebih teratur juga disarankan untuk perempuan dengan risiko lebih tinggi karena gaya hidup merokok atau memiliki riwayat keluarga sakit kanker. Selain skrining, Khoo juga menyampaikan bahwa mendapatkan vaksinasi terhadap kanker yang terkait dengan infeksi virus juga penting. Seperti vaksin HPV untuk mencegah kanker serviks.

2. Makan sehat
Dokter Khoo sangat menyarankan untuk mengurangi asupan daging dan makanan olahan. Daging merah, lemak hewani, dan daging olahan seperti ham, bacon, dan sosis telah dikaitkan dengan kanker usus dan kolorektal.

"Penelitian telah menunjukkan bahwa mengurangi asupan daging olahan dapat menurunkan risiko kanker usus sebanyak 10 persen. Sebaliknya, pilih lebih banyak makanan nabati untuk memperkuat sistem kekebalan Anda. Buah dan sayuran, seperti bawang putih, anggur, blueberry, brokoli, dan kembang kol dapat memperbaiki sel yang rusak dan membantu mencegah kanker,” kata dr. Khoo.

Baca Juga: Jangan Sepelekan, Perut Kembung Bisa Jadi Tanda Kanker Ovarium

3. Olahraga teratur
Mempertahankan berat badan yang ideal sangat bermanfaat menurunkan risiko kanker payudara, kolorektal, rektal, dan esofagus. "Menurut pedoman Organisasi Kesehatan Dunia, orang Asia dengan Indeks Massa Tubuh (BMI) 23 ke atas memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker. BMI dalam kisaran sehat antara 18,5 dan 23 dapat membantu mengurangi risiko penyakit kronis," catat Dr Khoo.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI