Sedangkan, konsumsi produk olahan susu terlalu banyak bisa berdampak negatif pada kulit karena hormon dan steroid secara alami ada di dalamnya.
3. Perubahan bau badan
Meskipun makan daging bisa membuat Anda melepaskan racun yang berbau kuat, sayuran dan biji-bijian juga bisa mengubah bau badan Anda.
Beberapa sayuran mengandung banyak sulfur alami di dalamnya, seperti kubis dan bawang. Ketika diet Anda mencakup banyak sayuran ini, keringat dan napas Anda bisa mulai berbau seperti makanan yang diolah dalam tubuh.
4. Perubahan hormon
Tak selalu baik, pola makan vegan juga bisa menimbulkan efek negatif. Meskipun kedelai bisa menjadi pengganti protein daging, tapi mengonsumsinya terlalu sering bisa mengganggu kelenjar tiroid.
Kelenjar tiroid ini bertanggung jawab atas kontrol dan keseimbangan hormon Anda. Hal inilah yang menyebabkan ketidakseimbangan, sehingga lebih baik mencari pengganti lainnya.
5. Tulang lebih mudah patah
Orang yang menjalani pola makan vegan memiliki tingkat kalsium dan vitamin D yang lebih rendah dibandingkan non-vegan. Hal ini bisa membuat Anda berisiko lebih tinggi terkena osteoporosis, yang membuat tulang lebih mudah patah.
Baca Juga: Vaksin Sinovac Kedaluwarsa Mei, Dinkes Bantul Percepat Vaksinasi pada Maret
Menurut studi yang dilakukan oleh Oxford, orang dengan pola makan vegan memiliki BMI lebih rendah karena lebih mungkin patah tulang pinggul, tungkai dan tulang belakang.