Dipengaruhi Gaya Hidup, Seberapa Besar Risiko Anda Terkena Radang Usus?

Vania Rossa, Aflaha Rizal Bahtiar

Kamis, 18 Februari 2021 | 15:08 WIB
Dipengaruhi Gaya Hidup, Seberapa Besar Risiko Anda Terkena Radang Usus?
Ilustrasi IBD, sakit perut. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak orang telah menyadari kaitan antara gaya hidup tidak sehat dengan risiko obesitas, diabetes, penyakit jantung, dan hipertensi. Tapi, masih sangat sedikit yang menyadari bahwa penyakit radang usus atau Inflammatory Bowel Disease (IBD) juga dipicu oleh gaya hidup tidak sehat, seperti pola makan berbasis daging dan merokok.

IBD adalah gangguan pada usus yang menyebabkan peradangan saluran pencernaan yang berkepanjangan. Selain menimbulkan rasa sakit yang mengganggu, IBD pada beberapa kasus bahkan bisa mengancam nyawa.

Dua penyakit paling umum di bawah payung IBD adalah kolitis ulserativa (UC) dan penyakit Crohn (CD). Penyakit Crohn sebagian besar mempengaruhi ujung ekor usus kecil, sedangkan kolitis ulserativa melibatkan peradangan pada usus besar. Gejala utamanya termasuk sakit perut, diare berdarah, dan penurunan berat badan dengan komplikasi seperti obstruksi usus yang memerlukan pembedahan dan perkembangan kanker jangka panjang. Ini adalah kondisi kronis seumur hidup yang secara signifikan mempengaruhi kualitas hidup baik secara sosial maupun finansial.

Mengutip Healthshots, pola makan kebarat-baratan dengan lebih banyak konsumsi daging, produk susu, makanan olahan, minyak nabati, makanan manis, minuman manis, dan alkohol sangat memengaruhi dalam peningkatan risiko IBD.

Penelitian terbaru bahkan menunjukkan bahwa merokok, kontrasepsi oral, diet, usus buntu, menyusui, antibiotik, vaksinasi, infeksi, dan kebersihan masa kanak-kanak merupakan faktor risiko lingkungan spesifik yang sangat terkait dengan IBD. Faktor psikososial perkotaan seperti depresi, stres, dan gangguan tidur juga berperan dalam riwayat penyakit ini.

Lalu, bagaimana jika Anda sudah memiliki IBD? Itu artinya, Anda tidak punya pilihan selain mengubah gaya hidup tidak sehat untuk mendapatkan hasil maksimal dari pengobatan IBD. Perubahan gaya hidup berperan penting baik dalam pencegahan maupun pengendalian gejala IBD.

Kombinasi empat faktor — menjaga berat badan yang sehat, berolahraga secara teratur, mengikuti pola makan yang sehat, dan tidak merokok — dapat mengurangi risiko pengembangan IBD. Setelah berkembang, langkah utama yang dapat membantu mengelola kondisi ini adalah pengobatan untuk mengobati dan mencegah kambuh.

Perubahan gaya hidup termasuk menghindari makanan yang memicu serangan, pengurangan stres, olahraga teratur, dan tidur yang cukup merupakan langkah tambahan. Jika pola makan dan gaya hidup berubah, dan perawatan lain tidak meredakan tanda dan gejala IBD Anda, dokter mungkin akan merekomendasikan operasi.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rahasia Rambut Lebat Priyanka Copra Ternyata Arang dan Minyak Kayu Putih

Rahasia Rambut Lebat Priyanka Copra Ternyata Arang dan Minyak Kayu Putih

Jatim | Minggu, 07 Februari 2021 | 07:57 WIB

Hari Kanker Sedunia: Yuk Simak 5 Gaya Hidup Sehat Cegah Kanker

Hari Kanker Sedunia: Yuk Simak 5 Gaya Hidup Sehat Cegah Kanker

Health | Kamis, 04 Februari 2021 | 13:55 WIB

Perlukah Menghindari Daging Merah untuk Mengurangi Risiko Penyakit Jantung?

Perlukah Menghindari Daging Merah untuk Mengurangi Risiko Penyakit Jantung?

Health | Selasa, 02 Februari 2021 | 16:26 WIB

Terkini

Setting Powder Bisa Jadi Finishing Powder? Kenali Perbedaannya agar Gak Salah Pakai

Setting Powder Bisa Jadi Finishing Powder? Kenali Perbedaannya agar Gak Salah Pakai

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:49 WIB

Moisturizer Scora untuk Kulit Apa? Ini 4 Pilihannya Lengkap dengan Review Pembeli

Moisturizer Scora untuk Kulit Apa? Ini 4 Pilihannya Lengkap dengan Review Pembeli

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:47 WIB

Jelang Hadapi Malaysia, John Herdman Terima Kabar Buruk dari Jerman

Jelang Hadapi Malaysia, John Herdman Terima Kabar Buruk dari Jerman

Bola | Senin, 28 September 2026 | 11:47 WIB

Motul Perkuat Komitmen Kompetensi Bengkel Lokal di Indonesia

Motul Perkuat Komitmen Kompetensi Bengkel Lokal di Indonesia

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 11:44 WIB

MTI Dukung Rencana KAI Impor KRL Bekas Jepang, Ini Alasannya

MTI Dukung Rencana KAI Impor KRL Bekas Jepang, Ini Alasannya

News | Senin, 28 September 2026 | 11:43 WIB

9 Pilihan E-MTB Sepeda Gunung Listrik United dan Polygon Terbaik Tahun Ini

9 Pilihan E-MTB Sepeda Gunung Listrik United dan Polygon Terbaik Tahun Ini

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:41 WIB

Greenpeace: BPGMN Akan Sia-sia Tanpa Komitmen Lindungi Gambut

Greenpeace: BPGMN Akan Sia-sia Tanpa Komitmen Lindungi Gambut

News | Senin, 28 September 2026 | 11:41 WIB

Panen Cuan Konser Musik, Jakarta Raup Rp250 Miliar Hanya dalam Dua Hari

Panen Cuan Konser Musik, Jakarta Raup Rp250 Miliar Hanya dalam Dua Hari

News | Senin, 28 September 2026 | 11:36 WIB

Siti Hasmah, Istri Mahathir Mohamad Meninggal Dunia di Usia 100 Tahun

Siti Hasmah, Istri Mahathir Mohamad Meninggal Dunia di Usia 100 Tahun

News | Senin, 28 September 2026 | 11:36 WIB

8 Sunscreen Mengandung Kolagen untuk Usia 50 Tahun, Wajah Kencang Tanpa Kerutan

8 Sunscreen Mengandung Kolagen untuk Usia 50 Tahun, Wajah Kencang Tanpa Kerutan

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:35 WIB

×