Vaksin Covid-19 Halal dan 4 Berita Kesehatan Terpopuler Lainnya

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Sabtu, 09 Januari 2021 | 09:47 WIB
Vaksin Covid-19 Halal dan 4 Berita Kesehatan Terpopuler Lainnya
Petugas Dinas Kesehatan Kota Tangerang menggelar simulasi pemberian vaksin Covid-19, Jumat (8/1/2021). [Suara.com/Alwan]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) memastikan vaksin Covid-19 halal dan boleh digunakan usai mendapat rekomendasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menjadi berita kesehatan paling banyak dibaca.

Apa berita kesehatan terpopuler lainnya? Simak rangkumannya di bawah ini ya.

1. BPOM Kepada MUI: Vaksin Covid-19 Sinovac Tidak Mengandung Bahan Haram

Vaksin Covid-19 Sinovac. (Anadolu Agency/Aytug Can Sencar)
Vaksin Covid-19 Sinovac. (Anadolu Agency/Aytug Can Sencar)

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) jalin koordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait penetapan keamanan dan kehalalan vaksin Covid-19 Sinovac asal China. Kepada MUI, BPOM telah memastikan bahwa vaksin Sinovac tidak mengandung bahan haram.

"Saat bersama kami melakukan audit, jadi ada juga auditor dari MUI untuk aspek halal. Kami juga berikan data-data mutu dari vaksin Covid-19 yang menunjukan tidak ada proses atau adanya bahan-bahan yang mengandung yang tidak halal," kata Ketua Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K. Lukito dalam konferensi pers virtual, Jumat (8/1/2021).

Baca selengkapnya

2. Kasus Baru Covid-19, Indonesia dan Malaysia Sama-Sama Pecah Rekor

Ilustrasi Covid-19. (Pexels)
Ilustrasi Covid-19. (Pexels)

Indonesia dan Malaysia sama-sama memecahkan rekor tertinggi kasus baru Covid-19 dalam sehari hari ini, Jumat (8/1/2020).

Dilansir Anadolu Agency, Indonesia melaporkan 10.617 kasus baru sehingga total kasus seluruhnya menjadi 808.340 orang.

Baca Juga: Selain Hukumnya Suci, Komisi Fatwa MUI Sebut Vaksin Sinovac Halal

Baca selengkapnya

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI