Pengacara memiliki tingkat stres dan depresi yang lebih tinggi daripada masyarakat umum. Sebuah survei tahun 2007 menemukan bahwa hanya empat dari 10 pengacara yang akan merekomendasikan karier tersebut.

4. Pekerja Kesehatan
Mereka yang ditugaskan untuk menjaga kita tetap sehat seringkali memiliki risiko tinggi. Pekerja medis terutama perawat dan dokter UGD yang bekerja sesuai shift bisa menghadapi ancaman termasuk gangguan tidur, peningkatan hormon stres, dan peningkatan risiko diabetes, sindrom iritasi usus, dan penyakit jantung.
Dalam studi tahun 2012 yang diterbitkan dalam Journal of Nursing Administration, sekitar 55 persen perawat yang disurvei mengalami obesitas. Mereka yang bekerja berjam-jam dan mereka yang pekerjaannya membutuhkan lebih sedikit aktivitas fisik berada pada risiko terbesar.
5. Pekerja Transportasi
Menurut Biro Statistik Tenaga Kerja, pengemudi bus transit dan antarkota memiliki tingkat cedera dan penyakit tertinggi dari semua pekerjaan yang diukur pada tahun 2010.
Sopir bus, truk, dan taksi harus menunggu lama di belakang kemudi, sering menghirup asap knalpot atau makan makanan cepat saji yang tidak sehat.
Masalah tidur dan kantuk di tempat kerja biasa terjadi di kalangan profesional transportasi, mereka juga dekat dengan risiko kecelakaan lalu lintas.
Baca Juga: Kemendikbud Terjemahkan Imbauan Protokol Kesehatan dalam 77 Bahasa Daerah