Setahun Pandemi, Ini Daftar Negara yang Masih Bebas Covid-19

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Jum'at, 20 November 2020 | 18:45 WIB
Setahun Pandemi, Ini Daftar Negara yang Masih Bebas Covid-19
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Setahun sudah pandemi Covid-19 berlangsung sejak kasus pertama ditemukan pada November 2019 lalu di Wuhan, China. Sebanyak 218 negara telah melaporkan kasus virus yang mudah menular itu.

Bahkan, menurut data worldmeters, Jumat, (20/11/2020), ada 57.259.974 total kasus yang dilaporkan di seluruh dunia dengan jumlah kematian mencapai, 1.365.995

Mengejutkannya, masih ada beberapa negara di luar sana yang belum melaporkan satu kasus pun Covid-19. Dua kandidat yang paling meragukan adalah Turkmenistan dan Korea Utara, negara otoriter yang masih menyangkal pandemi telah menyebar di dalam perbatasan mereka.

Dikutp dari Statista, para pengamat memang membantah bahwa, dan menyatakan bahwa kedua negara hampir pasti pernah mengalami kasus Covid-19.

Daftar negara yang masih bebas Covid-19. (Dok: Statista)
Daftar negara yang masih bebas Covid-19. (Dok: Statista)

Di Turkmenistan, ada laporan orang-orang yang diduga mengalami gejala virus corona dan meninggal sementara pemerintah tetap bungkam.

Sementara itu, di Korea Utara, terdapat kasus yang dicurigai di kota perbatasan Kaesong yang mendorong Kim Jong-un untuk melakukan penguncian selama tiga minggu di wilayah tersebut.

Keputusan itu dicabut sementara media pemerintah tidak pernah berkomentar tentang hasilnya.

Pada April lalu, kurangnya penampilan publik oleh Kim Jong-un menyebabkan desas-desus bahwa beberapa bentuk krisis, mungkin Covid-19, memang telah melanda negara itu.

Dia kemudian muncul kembali saat pembukaan pabrik pupuk, dalam keadaan hidup dan sehat, setelah absen selama 20 hari.

Baca Juga: Hipoksia Diam Jadi Pembunuh Mendadak Pasien Covid-19, Simak 3 Penyebabnya

Sementara para ahli membantah klaim Korea Utara bahwa mereka tidak memiliki kasus, sangat mungkin bahwa isolasi dari bagian dunia lain sekarang menguntungkannya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI