Anak Anji Kemasukan Larva Cacing, Ini Cara Mencegah Cutaneous Larva Migrans

Rabu, 28 Oktober 2020 | 14:28 WIB
Anak Anji Kemasukan Larva Cacing, Ini Cara Mencegah Cutaneous Larva Migrans
Unggahan Anji [Instagram/@duniamanji]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

“Awalnya seperti gatal biasa, tetapi karena cacingnya terus berkembang biak jika tak diobati, maka akan terus berkembang . Paling lama seminggu, tapi bisa juga 3 sampai 5 hari, dan gejalanya bagi penderita akan terus merasakan gatal-gatal yang tak biasa," ucapnya.

Pengobatan Cutaneous Larva Migrans
Pengobatan yang diberikan kepada penderita Cutaneous Larva Migrans adalah dengan memberikan obat antigatal, lalu obat cacing seperti Albendazole dan Ivermectin, atau bisa juga salep kortikosteroid yang bisa membantu mengurangi rasa gatal.

“Kalau Ivermectin itu cuma sekali minum, tapi nggak boleh untuk balita, ibu hamil, manula dan ibu menyusui. Sedangkan Albendazole itu diminumnya seminggu dan itu cepat sembuh. Penderita juga perlu disemprot dengan menggunakan alkohol jenis Ethyl Chloride untuk tindakan pertama,” bebernya.

Bisa Sembuh Sendiri
Kendati begitu, dr. Lucia tak memungkiri bahwa penyakit ini merupakan jenis self limiting disease yang akan bisa sembuh sendiri dalam waktu satu sampai dua bulan ke depan.

Namun, jika kondisi penderita Cutaneous Larva Migrans cukup parah, disarankan untuk segera melakukan konsultasi ke dokter dan segera melakukan tindakan terapi beku dengan menggunakan nitrogen cair. Tujuannya, untuk menghentikan pertumbuhan parasit secara bertahap.

Jika infeksinya sudah sembuh sempurna, larva akan mati sepenuhnya. Tetapi, kalau misalnya belum mati sempurna, maka bisa terjadi infeksi kembali yang bisa berkembang kemana-mana.

Mencegah Cutaneous Larva Migrans
Bagi para orangtua, dr. Lucia menghimbau untuk mengantisipasi agar anak tidak terkena infeksi ini, agar siapkan lahan khusus buat anak bermain pasir. Disarankan, anak tidak diberi mainan berupa pasir yang asli, tapi diganti dengan pasir buatan atau pasir kinetik.

Dia juga memastikan bahwa penyakit Cutaneous Larva Migrans ini di Indonesia tergolong tak berisiko tinggi. Jadi, jika anak Anda kebetulan terkena infeksi cacing ini, tidak perlu panik. Anda cukup segera membawanya ke dokter.

“Tidak ada reaksi paling serius pada kasus Cutaneous Larva Migrans ini, hanya saja memang penderita akan merasa gatal banget, dan itu akan membuat penderita menjadi tidak nyaman,” pungkasnya.

Baca Juga: Renang di Danau, Pria ini Nyaris Meninggal Karena Infeksi Cacing Parasit

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI