Tidak Bikin Bodoh, Ternyata Micin Aman Dikonsumsi dan Justru Menyehatkan

Minggu, 18 Oktober 2020 | 19:00 WIB
Tidak Bikin Bodoh, Ternyata Micin Aman Dikonsumsi dan Justru Menyehatkan
Ilustrasi MSG yang populer dengan sebutan penyedap masakan. (Shutterstock)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Monosodium glutamat (MSG) atau yang lebih sering disebut dengan micin, selalu disebut sebagai penyebab kesehatan yang buruk atau kebodohan bagi anak kecil.

Padahal, MSG juga terkandung di dalam tubuh, yakni berasal dari asam amino, senyawa organik yang penting untuk fungsi tubuh. Zat ini secara alami ada di dalam sebagian besar makanan, seperti keju, tomat, jamur, dan rumput laut.

Namun, MSG paling umum dikenal sebagai aditif makanan yang memiliki rasa ekstra gurih. Bahan ini diproduksi dengan memfermentasi pati, bit gula, tebu, atau molase.

MSG Tidak Buruk untuk Kesehatan Kita

Isu buruknya MSG berasal dari seorang dokter yang mengirim surat ke New England Journal of Medicine pada 1968 silam.

Dalam surat itu, ia mengaku mengalami gejala mual dan tekanan dada yang ia klaim berasal dari makanan China yang dikonsumsinya.

Ilustrasi penyedap masakan, MSG. (Shutterstock)
Ilustrasi penyedap masakan, MSG. (Shutterstock)

Kala itu, ia meyakini MSG adalah penyebabnya, menurut Insider. Anggapan itu kemudian jadi awal muda stereotip tentang MSG.

Insiden tunggal ini disusul dengan studi terhadap tikus yang menemukan adanya kerusakan otak setelah pemberian MSG dalam dosis tinggi. Hal ini mengarah pada gagasan populer bahwa mengonsumsi MSG akan mengakibatkan efek kesehatan yang buruk.

Namun, bertentangan dengan kepercayaan di masyarakat, sebenarnya MSG tidak buruk bagi kebanyakan orang.

Baca Juga: Benarkah Konsumsi Micin Picu Kebodohan? Ternyata Begini Faktanya!

Mayoritas penelitian menemukan bahwa MSG buatan manusia dimetabolisme yang sama seperti proses alami dan tidak menimbulkan risiko kesehatan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI