Rachel Maryam Alami Pendarahan Hebat Saat Melahirkan, Ini Penyebab Umumnya!

Angga Roni Priambodo, Rosiana Chozanah

Minggu, 04 Oktober 2020 | 10:45 WIB
Rachel Maryam Alami Pendarahan Hebat Saat Melahirkan, Ini Penyebab Umumnya!
Rachel Maryam [Instagram]

Suara.com - Surya Saputra mengungkapkan Rachel Maryam mengalami pendarahan hebat saat proses persalinan. Namun, kondisinya sudah membaik di rumah sakit.

"Kemarin sih pada saat lahiran dia bilang ada pendarahan, dari teman-teman bilang ada pendarahan," ujarnya.

Pendarahan hebat terjadi ketika lebih dari dua liter darah hilang atau perempuan yang melahirkan mengalami gejala kehilangan darah yang signifikan, seperti tekanan darah rendah, detak jantung cepat, pusing, kelelahan, dan lemas, dalam waktu 24 jam setelah melahirkan.

Berdasarkan MSD Manuals, penyebab paling umum dari kondisi ini adalah rahim tidak mulai berkontraksi setelah melahirkan, tetapi tetap longgar dan terentang (suatu kondisi yang disebut atonia uteri).

Ketika rahim tidak mulai berkontraksi setelah melahirkan, pembuluh darah yang terbuka saat plasenta terlepas terus mengeluarkan darah.

Rachel Maryam [Suara.com/Yuli]
Rachel Maryam [Suara.com/Yuli]

Kontraksi dapat terganggu dalam situasi:

- Ketika rahim terlalu meregang, mislanya oleh terlalu banyak cairan ketuban di dalam rahim, melahirkan bayi kembar, atau ukuran janin terlalu besar.
- Saat persalinan berlangsung lama, tidak normal, atau cepat.
- Ketika sang ibu sudah melahirkan lebih dari lima kali.
- Ketika anestesi pelemas otot digunakan selama persalinan dan melahirkan.
- Ketika selaput di sekitar janin terinfeksi (disebut infeksi intra-amnion )

Pendarahan yang berlebihan juga dapat terjadi jika:

- Vagina atau serviks robek atau dipotong saat melahirkan (seperti yang dilakukan selama episiotomi).
- Sang perempuan mengalami gangguan perdarahan yang mengganggu pembekuan.
- Infeksi intra-amnion menyebabkan infeksi pada rahim (endometritis).
- Sepotong plasenta tertinggal di dalam rahim setelah melahirkan.
- Rahim pecah atau terbalik, namun ini jarang terjadi.

baca juga

Pendarahan berlebihan setelah satu persalinan dapat meningkatkan risiko pendarahan pada persalinan berikutnya. Fibroid di rahim juga bisa meningkatkan risiko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesaksian Surya Saputra Jelang Persalinan Rachel Maryam

Kesaksian Surya Saputra Jelang Persalinan Rachel Maryam

Entertainment | Sabtu, 03 Oktober 2020 | 15:45 WIB

Bukan Koma, Kondisi Terkini Rachel Maryam Akhirnya Diungkap Keluarga

Bukan Koma, Kondisi Terkini Rachel Maryam Akhirnya Diungkap Keluarga

Entertainment | Sabtu, 03 Oktober 2020 | 15:21 WIB

Surya Saputra Bantah Rachel Maryam Koma

Surya Saputra Bantah Rachel Maryam Koma

Entertainment | Sabtu, 03 Oktober 2020 | 14:43 WIB

Terkini

Kronologi Menantu Bakar Rumah Mertua di Lubuklinggau, 11 Rumah Hangus

Kronologi Menantu Bakar Rumah Mertua di Lubuklinggau, 11 Rumah Hangus

Sumsel | Minggu, 19 Juli 2026 | 23:59 WIB

Shakira hingga BTS Tampil di Final Piala Dunia 2026, Ini Fakta Halftime Show Bersejarah

Shakira hingga BTS Tampil di Final Piala Dunia 2026, Ini Fakta Halftime Show Bersejarah

Bola | Minggu, 19 Juli 2026 | 23:58 WIB

Final Piala Dunia 2026: Spanyol Taktis vs Argentina Adaptif, Siapa Unggul?

Final Piala Dunia 2026: Spanyol Taktis vs Argentina Adaptif, Siapa Unggul?

Bola | Minggu, 19 Juli 2026 | 23:46 WIB

Suami Istri Kompak Jadi Spesialis Curanmor dan Bobol Rumah di Palembang, Polisi Ungkap Modusnya

Suami Istri Kompak Jadi Spesialis Curanmor dan Bobol Rumah di Palembang, Polisi Ungkap Modusnya

Sumsel | Minggu, 19 Juli 2026 | 23:41 WIB

Argentina Road to Final Piala Dunia 2026: Dua Kali Lolos dari Lubang Jarum

Argentina Road to Final Piala Dunia 2026: Dua Kali Lolos dari Lubang Jarum

Bola | Minggu, 19 Juli 2026 | 23:34 WIB

Spanyol Road to Final Piala Dunia 2026: Ditahan Tim Debutan Kini Tantang Juara Bertahan

Spanyol Road to Final Piala Dunia 2026: Ditahan Tim Debutan Kini Tantang Juara Bertahan

Bola | Minggu, 19 Juli 2026 | 23:25 WIB

LRT Sumsel Kampanyekan Transportasi Publik, Penumpang Stasiun Cinde Tembus 110 Ribu

LRT Sumsel Kampanyekan Transportasi Publik, Penumpang Stasiun Cinde Tembus 110 Ribu

Sumsel | Minggu, 19 Juli 2026 | 22:40 WIB

Tagih Utang Berujung Maut, Pria di Palembang Tewas dengan Luka Bacok di Punggung

Tagih Utang Berujung Maut, Pria di Palembang Tewas dengan Luka Bacok di Punggung

Sumsel | Minggu, 19 Juli 2026 | 22:15 WIB

Echa Waode Tuntut Natalius Pigai Jamin Hak LGBT: Negara Jangan Diam Lihat Rakyat Dipersekusi!

Echa Waode Tuntut Natalius Pigai Jamin Hak LGBT: Negara Jangan Diam Lihat Rakyat Dipersekusi!

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 22:15 WIB

Sikat 1,5 Ton Bahan Narkoba, Pemasok Laboratorium 'Pil Jin' Semarang Diringkus di Cakung!

Sikat 1,5 Ton Bahan Narkoba, Pemasok Laboratorium 'Pil Jin' Semarang Diringkus di Cakung!

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 21:37 WIB

×