Transplantasi Ginjal Selama Pandemi Covid-19, Apakah Aman?

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Jum'at, 11 September 2020 | 17:45 WIB
Transplantasi Ginjal Selama Pandemi Covid-19, Apakah Aman?
Ilustrasi transplantasi ginjal. (Shutterstock)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sementara itu, mencari donor ginjal bisa jadi masalah tersendiri. Lalu, sebaiknya dari keluarga atau orang lain?

Dr. dr. Maruhum Bonar H. Marbun, Sp.PD-KGH, Pokja Transplantasi Ginjal RSCM mengatakan, sebaiknya donor berasal dari pihak keluarga.

"Tapi bukan berarti yang bukan keluarga itu tidak boleh, jadi pendekatan secara moral itu akan lebih baik, kalau kita tahu bahwa dia dari keluarga," ujar Dr. dr. Maruhum Bonar H. Marbun, Sp.PD-KGH, Pokja Transplantasi Ginjal RSCM, Jumat (11/20/2020).

Pendonor dari luar keluarga memang tetap bisa dilakukan, tapi harus didampingi tim advokasi. Ini karena khawatir terjadinya praktik komersialisasi donor organ, seperti beberapa kasus yang pernah ramai diberitakan.

Apalagi praktik komersialisasi donor organ memang dilarang secara internasional, termasuk di antaranya praktik transplan tourism.

"Beberapa waktu lalu ada pasien dari negara tertentu datang ke tempat kami, ya kami minta free no clearence dari kedutaan, boleh nggak dia dilakukan transplantasi dengan kondisi tertentu, itu yang jadi masalah," ungkap Dr. Bonar.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI