Hasil Studi: Hampir Setengah dari Kasus Covid-19 Tanpa Gejala

Vania Rossa Suara.Com
Senin, 07 September 2020 | 06:53 WIB
Hasil Studi: Hampir Setengah dari Kasus Covid-19 Tanpa Gejala
Ilustrasi covid-19 tanpa gejala. (Pexels/@cottonbro)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Sejak awal mula pandemi, para ahli kesehatan telah mengeksplorasi peran kasus Covid-19 tanpa gejala atau asimtomatik yang berpotensi dalam wabah Covid-19. Ini adalah salah satu misteri besar tentang virus corona, lantaran belum terlacak secara menyeluruh dengan penyakit pernapasan lainnya.

Bukti menunjukkan hampir setengah dari kasus Covid-19 mungkin tanpa gejala. Dan masalahnya, mereka yang tidak pernah mendapatkan gejala, terutama anak-anak, sangat mungkin berpotensi menyebarkan virus sama mudahnya dengan orang yang terinfeksi dengan gejala. Hal ini pun menyoroti kebutuhan untuk melacak, menguji, dan mengisolasi setiap orang yang terpapar penyakit sejak dini, baik bergejala ataupun tidak bergejala.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit atau CDC telah mengubah pedoman pengujiannya awal pekan ini, yang sebelumnya menyatakan bahwa orang yang tidak memiliki gejala Covid-19 tidak perlu diuji, kini Direktur CDC mengklarifikasi bahwa orang-orang tersebut 'dapat dipertimbangkan' untuk pengujian.

Pakar kesehatan mengatakan akan menjadi tantangan besar untuk menangani Covid-19 jika kita bahkan tidak tahu siapa yang mengidapnya. Bahkan orang tanpa gejala dapat (dan akan) sangat memengaruhi masa depan pandemi.

Para ilmuwan telah mengumpulkan sejumlah wawasan baru dalam beberapa bulan terakhir yang telah membantu memberikan gambaran yang lebih jelas tentang apa yang terjadi dengan orang yang terinfeksi namun tidak pernah mengalami gejala apa pun. Ini dia beberapa di antaranya, seperti dilansir dari Huffpost.

Kasus asimtomatik mungkin ada di mana-mana, namun peneliti belum memiliki angka pastinya.

Sebuah penelitian yang keluar pada bulan Juni menunjukkan bahwa sekitar 40% orang yang terinfeksi yang dites Covid-19 di kota kecil di Italia tidak memiliki gejala. Di Boston, dokter menguji sekelompok orang yang tunawisma dan tinggal di penginapan dan menemukan bahwa 146 orang yang dites positif tidak memiliki gejala.

CDC saat ini menyatakan bahwa individu tanpa gejala di Amerika Serikat dapat mencapai hingga 40% kasus. Namun meskipun jelas ada banyak kasus tanpa gejala di luar sana, dokter tidak yakin seberapa lazimnya kasus tersebut.

“Kami belum benar-benar tahu berapa banyak orang yang akhirnya tidak menunjukkan gejala penyakit ini,” kata Manisha Juthani, spesialis penyakit menular dari Yale Medicine.

Baca Juga: Lewat Air Limbah, Peneliti Dapat Mencegah Penyebaran Virus Corona Covid-19!

Ilmuwan dapat memperkirakan jumlahnya melalui penelitian, tetapi statistik ini hampir tidak dapat menangkap kenyataan dari seluruh populasi.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI