Belajar dari Barli Asmara, Ini 3 Faktor yang Bisa Sebabkan Radang Otak!

Jum'at, 28 Agustus 2020 | 15:14 WIB
Belajar dari Barli Asmara, Ini 3 Faktor yang Bisa Sebabkan Radang Otak!
Desainer Barli Asmara meninggal dunia pada Kamis (27/8/2020). (Dok Instagram/BarliAsmara)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Desainer kondang Barli Asmara meninggal dunia akibat radang otak terkait virus toxoplasma kemarin, Kamis (27/8/2020) di Bali.

Sebelum meninggal dunia, Barli Asmara sempat menjalani perawatan di ICU rumah sakit di Bali. Ia juga baru pindah ke Bali sebulan lalu.

"(Meninggal karena), radang otak kena virus Toxo," kata Mutia Wisnu melalui pesan singkat, Kamis (27/8/2020).

Ensefalitis atau radang otak adalah kondisi yang ditandai dengan munculnya peradangan pada jaringan otak akibat adanya infeksi virus.

Berbeda dengan penyakit lainnya, radang otak bukanlah penyakit yang umum terjadi. Artinya dilansir dari Hello Sehat, tidak semua orang berisiko menderita radang otak.

Ilustrasi otak (shutterstock)
Ilustrasi otak (shutterstock)

Kelompok orang yang dianggap paling berisiko terkena radang otak adalah anak-anak, orang lanjut usia (lansia) dan orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah.

Namun, Anda bisa menghindari kemungkinan terserang penyakit ini dengan mengurangi faktor risikonya.

Adapun beberapa faktor yang meningkatkan risiko seseorang menderita radang otak, antara lain:

1. Usia

Baca Juga: Positif Corona, Penyidik KPK Novel Baswedan Sempat Demam dan Batuk

Kelompok anak-anak kecil dan lansia lebih rentan mengalami radang otak. Kondisi ini juga memengaruhi kelompok orang antara usia 20-40 tahun.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI