3. Cukupi Kebutuhan Vitamin D
Penelitian pada tahun 2015 lalu menemukan bahwa individu yang mengalami kelelahan kronis cenderung memiliki kadar serum vitamin D yang rendah.
Rasa lemas dan otot terasa lelah adalah tanda saat tubuh mulai kekurangan vitamin D dan dampak lebih buruknya adalah tubuh tidak dapat menyerap mineral menjaga kesehatan tulang.
Vitamin D dapat dengan mudah ditemukan di berbagai bahan makanan yang mengandung lemak seperti telur dan ikan berminyak serta produk olahan susu.
Baca Juga: Wali Kota Risma Pingsan Saat Rapat, Kelelahan Urus Corona Surabaya
Tubuh juga dapat memproduksi vitamin D saat sinar matahari mengenai permukaan kulit.
4. Hindari Makanan Olahan
Makanan olahan pada umumnya tidak dapat memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral yang dibutuhkan saat Anda mengalami kelelahan kronis.
Di samping itu, makanan olahan cenderung tinggi karbohidrat dan kalori.
Oleh karena itu, kurangi konsumsi makan olahan dan ganti dengan bahan makanan alami seperti telur, daging, atau ikan segar.
Baca Juga: Wali Kota Surabaya Risma Stres Urus Corona, Sampai Jatuh Pingsan
Untuk menjaga keseimbangan energi, penuhilah kebutuhan energi harian lebih banyak dari serat dan protein karena dapat bertahan lebih lama dibandingkan karbohidrat sederhana yang berasal nasi putih dan tepung.
5. Konsumsi Suplemen
Kecukupan nutrisi sangat dipengaruhi oleh asupan makanan. Jenis makanan yang kurang bervariasi dan jumlah yang terlalu sedikit kemungkinan tidak memenuhi kebutuhan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh dan hal ini dapat dipengaruhi berbagai hal.
Konsultasikanlah ke dokter untuk mengonsumsi suplemen saat mengalami gejala kelelahan kronis, dengan dosis yang sesuai maka dapat melengkapi kebutuhan nutrisi.
Suplemen juga diperlukan untuk mengembalikan imunitas saat sedang menjalani pengobatan atau dalam masa penyembuhan.