Penyakit Penyerta Ini Diidap Mayoritas Pasien Covid-19 yang Meninggal Dunia

Risna Halidi

Senin, 02 Maret 2020 | 11:55 WIB
Penyakit Penyerta Ini Diidap Mayoritas Pasien Covid-19 yang Meninggal Dunia
Seorang penumpang kapal pesiar Diamond Princess mengenakan masker. (Foto: AFP)

Suara.com - Beberapa kelompok lebih mungkin rentan dan meninggal dunia karena infeksi corona Covid-19 dibanding kelompok lainnya. 

Menurut data dari Badan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit China terhadap 44 ribu kasus corona Covid-19, kelompok yang paling mungkin menjadi korban meninggal dunia karena corona Covid-19 adalah mereka yang berusia tua, memiliki penyakit penyerta dan mungkin, mereka yang berjenis kelamin laki-laki.

Dilansir Suara.com dari BBC, berikut adalah empat penyakit penyerta yang paling banyak diidap oleh korban meninggal dunia terkait infeksi corona Covid-19.

1. Kardiovaskular
Penyakit kardiovaskular atau penyakit pada jantung menjadi penyakit penyerta paling tinggi yang diidap oleh korban meninggal dunia terkait corona Covid-19. Angkanya tak main-main, lebih dari 10 persen dari seluruh kasus kematian.

Dikutip Suara.com dari Hellosehat.com, istilah penyakit kardiovaskular merujuk pada kondisi penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah yang dapat menyebabkan serangan jantung, nyeri dada dan stroke. Penyakit ini dapat terjadi pada siapa saja di segala usia, jenis kelamin, pekerjaan dan gaya hidup.

Di Indonesia angka kejadian penyakit jantung dan masalah pembuluh darah juga semakin meningkat. Bahkan menurut Riset Kesehatan Dasar, 15 dari 1000 orang Indonesia menderita masalah kardiovakular.

2. Diabetes
Diabetes atau yang biasa disebut juga penyakit kencing manis merupakan salah satu penyakit kronis yang mematikan.

Menurut seorang pakar gizi, Dr. Marudut Sitompul, B.Sc., MPS, Indonesia menduduki peringkat kedua dengan jumlah pasien diabetes tertinggi di Asia, tepat di bawah India.

Terkait infeksi virus corona Covid-19, orang dengan penyakit diabetes menjadi korban meninggal dunia kedua tertinggi setelah korban dengan penyakit kardiovaskular. Angka kematian lebih dari lima persen korban meninggal dunia, bahkan hampir delapan persen.

baca juga

3. Masalah pernafasan
Virus corona Covid-19 bekerja menginfeksi saluran pernafasan seseorang. Itu sebabnya pasien corona Covid-19 memiliki gejala seperti demam tinggi, batuk-batuk dan sesak nafas.

Hanya saja, penyakit ini akan lebih mengancam jiwa jika korban memiliki riwayat masalah pernafasan lainnya. Beragam jenis masalah pernafasan antara lain asthma, kanker paru, Penyakit Paru Obstruktif Klinik (PPOK) hingga fibrosis paru.

4. Hipertensi
Hipertensi atau biasa dikenal awam sebagai penyakit tekanan darah tinggi ini berpotensi besar merusak organ dalam tubuh termasuk jantung dan paru-paru. Hal yang menjadi masalah, hipertensi kerap tak terdeteksi.

Bahkan 90 persen kasus hipertensi adalah hipertensi primer atau tidak diketahui penyebabnya. Sisanya merupakan hipertensi bawaan dari penyakit lain yang diidap.

Terkait kasus kematian akibat corona Covid-19, hipertensi menjadi penyakit penyerta keempat terbanyak yang diidap pasien meninggal dunia terkait corona Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua IDI: Tidak Fair Masukkan Indonesia Negara yang Dicurigai Covid-19

Ketua IDI: Tidak Fair Masukkan Indonesia Negara yang Dicurigai Covid-19

Health | Senin, 02 Maret 2020 | 11:28 WIB

Berisiko Terkena Corona Covid-19, Indonesia Harus Awasi Jalur Tikus

Berisiko Terkena Corona Covid-19, Indonesia Harus Awasi Jalur Tikus

Health | Senin, 02 Maret 2020 | 10:12 WIB

Update Corona Covid-19: Korban Tewas Tembus 3.055 Jiwa, 88.590 Terinfeksi

Update Corona Covid-19: Korban Tewas Tembus 3.055 Jiwa, 88.590 Terinfeksi

Health | Senin, 02 Maret 2020 | 08:18 WIB

Terkini

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Sport | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×