Suara.com - Virus merupakan organisme terkecil di dunia. Hingga kini, peneliti pun masih belum mengetahui apakah virus merupakan bentuk dari kehidupan, sebab mereka tidak dapat hidup atau berkembang biak di luar organisme inang.
Di tengah maraknya virus corona COVID-19, masih ada penemuan virus lain yang bahkan belum pernah diketahui oleh para ilmuwan. Gen dari organisme ini hampir tidak dapat dikenali.
Virus yang masih misterius ini, yang dikumpulkan dari amuba di danau buatan di Brazil, memiliki ukuran jauh lebih kecil dari virus yang biasanya diketahui menginfeksi amuba.
Peneliti dari Brasil pun menamainya sebagai 'Yaravirus'. Kata Yara, juga dikenal sebagai 'Iara', yang berarti 'ibu dari semua air' dan mewakili sosok seperti putri duyung cantik dari mitologi Brasil.
Baca Juga: Virus Corona, Harga Masker N925 Capai Rp 1,5 Juta Kalahkan 1 Gram Emas
Putri duyung ini diketahui dapat memikat pelaut di bawah air untuk hidup bersamanya selamanya.

Para ilmuwan pun mengurutkan genom dari yaravirus, sebuah proses penentuan urutan DNA lengkap yang membentuk suatu organisme.
Setelah melakukannya, mereka telah menemukan lebih dari 90 persen genom yaravirus terbentuk dari gen yang belum pernah ditemukan sebelumnya, lapor Independent.
"Di sini kami melaporkan penemuan Yaravirus, garis keturunan baru virus amuba dengan asal dan filogeni yang membingungkan," tulis penemu dalam situs web terbuka untuk ilmu biologi, bioRxiv.
Jônatas Abrahão, seorang ahli virologi di Universitas Federal Minas Gerais, di Brazil, mengatakan hasil penemuan ini mengindikasikan seberapa banyak kita masih perlu memahami tentang virus tersebut.
Baca Juga: Aplikasi Ini Bisa Deteksi Virus Corona
Beberapa gen Yaravirus terlihat seperti gen yang berada dalam virus yang ukurannya lebih besar tetapi masih belum bagaimana jelas keduanya terkait, kata Prof Abraho kepada ScienceMag.org.