Waduh, Menggelitik Anak Secara Berlebihan Bisa Berbahaya?

M. Reza Sulaiman, Dinda Rachmawati

Rabu, 12 Juni 2019 | 18:58 WIB
Waduh, Menggelitik Anak Secara Berlebihan Bisa Berbahaya?
Menggelitik bukan cara tepat untuk buat anak tertawa. (Shutterstock)

Suara.com - Waduh, Menggelitik Anak Secara Berlebihan Bisa Berbahaya?

Anda mungkin sering menggelitik anak-anak saat bercanda atau bahkan untuk menunjukkan kasih sayang pada mereka. Tapi, tahukah jika ternyata hal ini dapat berbahaya?

Dari berbagai penelitian yang dilakukan tentang hal ini, ada beberapa alasan yang membuat Anda harus melewatkan menggelitik dan menemukan cara lain untuk bersenang-senang bersama anak-anak.

Berikut mengapa menggelitik bisa berbahaya bagi anak-anak, dilansir dari Bright Side.

1. Anak tertawa bukan berarti mereka senang digelitik

Anak-anak, terutama yang sedang kegelian, memang tidak bisa berhenti tertawa ketika digelitik, bahkan jika mereka benar-benar membencinya. Tawa refleksif ini memberi orang tua ilusi bahwa anak itu benar-benar menikmatinya padahal sebenarnya tidak.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di University of California pada tahun 1997, para ilmuwan menemukan bahwa menggelitik tidak menciptakan perasaan bahagia yang sama seperti yang diciptakan ketika seseorang menertawakan lelucon lucu. Menggelitik disebut hanya menciptakan ilusi lahiriah bahwa seseorang sedang tertawa.

2. Menggelitik adalah cara untuk menegaskan dominasi

Seseorang yang digelitik akan kehilangan kontrol diri. Perjuangan untuk mendapatkan kendali bisa sangat sulit bagi anak dan ini bisa meninggalkan kenangan yang tidak menyenangkan seumur hidup mereka.

baca juga

Ketika orang dewasa menggelitik anak-anak, mereka kebanyakan bermaksud bersenang-senang, tetapi itu bukan berarti tidak akan berbahaya.

Menurut Dr. Richard Alexander, Profesor Biologi Evolusi di University of Michigan, menggelitik bisa menjadi bentuk dominasi dan tawa untuk menunjukkan kepatuhan.

Menggelitik bikin geli. (Shutterstock)
Menggelitik bukan cara tepat untuk bikin anak tertawa. (Shutterstock)

3. Gelitik telah digunakan untuk menyiksa orang sejak lama

Menggelitik telah lama digunakan sebagai cara penyiksaan. Selama Dinasti Han di Cina, menggelitik adalah cara menyiksa kaum bangsawan karena tidak meninggalkan bekas dan korban dapat pulih dengan mudah dan cepat.

Itu juga populer di Jepang di mana mereka bahkan menciptakan kata khusus untuk itu, yakni kusuguri-zeme, yang berarti "gelitik tanpa ampun".

Vernon R. Wiehe dari University of Kentucky mempelajari 150 orang dewasa yang dilecehkan oleh saudara mereka selama masa kanak-kanak. Banyak dari subyek penelitian yang melaporkan menggelitik sebagai jenis pelecehan fisik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Bikin Awet Muda, Ini 5 Manfaat Tertawa untuk Kesehatan

Selain Bikin Awet Muda, Ini 5 Manfaat Tertawa untuk Kesehatan

Health | Rabu, 15 Mei 2019 | 11:48 WIB

Terobosan Baru, Pasien Epilepsi Dibuat Tertawa Saat Operasi Bedah Otak

Terobosan Baru, Pasien Epilepsi Dibuat Tertawa Saat Operasi Bedah Otak

Health | Rabu, 06 Februari 2019 | 16:58 WIB

Barangkali, Inilah Makna "Makan Angin" yang Sebenarnya

Barangkali, Inilah Makna "Makan Angin" yang Sebenarnya

Otomotif | Kamis, 31 Januari 2019 | 16:00 WIB

Terkini

Pramono Anung Ancam Pecat ASN yang Terbukti Jadi Calo Rekrutmen Damkar

Pramono Anung Ancam Pecat ASN yang Terbukti Jadi Calo Rekrutmen Damkar

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:23 WIB

Skin Barrier Kuat! 4 Moisturizer Aman Dipakai Kulit Kering Pasca Eksfoliasi

Skin Barrier Kuat! 4 Moisturizer Aman Dipakai Kulit Kering Pasca Eksfoliasi

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 18:20 WIB

Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan di Bekasi, KAI Tak Akan Biarkan Pegawai Sendirian

Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan di Bekasi, KAI Tak Akan Biarkan Pegawai Sendirian

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:19 WIB

5 Tips Memilih Jam Tangan Wanita yang Cocok untuk Acara Formal

5 Tips Memilih Jam Tangan Wanita yang Cocok untuk Acara Formal

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 18:17 WIB

DPR Targetkan UU Pemilu Selesai Maret 2027

DPR Targetkan UU Pemilu Selesai Maret 2027

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:16 WIB

Guardian Run 2026 Siap Ajak 10 Ribu Orang Lari dan Seru-Seruan di GBK

Guardian Run 2026 Siap Ajak 10 Ribu Orang Lari dan Seru-Seruan di GBK

Health | Selasa, 29 September 2026 | 18:16 WIB

Studi IESR: Menunda Transisi Energi Bisa Bikin Biaya Listrik ASEAN Lebih Mahal

Studi IESR: Menunda Transisi Energi Bisa Bikin Biaya Listrik ASEAN Lebih Mahal

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:14 WIB

Panja Resmi Dibentuk, Draf RUU Pemilu Ditarget Rampung Akhir Tahun

Panja Resmi Dibentuk, Draf RUU Pemilu Ditarget Rampung Akhir Tahun

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:14 WIB

Praperadilan Ditolak, Silmy Karim Bersiap Masuk Sidang Pokok Perkara

Praperadilan Ditolak, Silmy Karim Bersiap Masuk Sidang Pokok Perkara

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:11 WIB

Dadan Hindayana dan 5 Tersangka Korupsi MBG Dilimpahkan ke Kejari Jakpus

Dadan Hindayana dan 5 Tersangka Korupsi MBG Dilimpahkan ke Kejari Jakpus

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 18:10 WIB

×