Suara.com - Ketua Kwarnas Pramuka Budi Waseso saat membacakan surat pernyataan sikap Kwarnas Pramuka saat Rakernas 2024 di Wiladatika, Cibubur, Jakarta, Kamis (25/4/2024). Dalam Rakernas itu, Kwarnas Pramuka bersama Kwarda Pramuka se-Indonesia mendesak Menteri Nadiem Makarim untuk Merevisi Permendikbud No 12.
Mereka menyatakan sikap dan meminta revisi terhadap Peraturan Menteri Nomor 12 Tahun 2024 tentang kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah menjadikan ekstrakurikuler pramuka wajib sebagaimana diatur sebelumnya.
Ketua Kwarnas, Budi Waseso meminta agar Nadiem mewujudkan komitmen yang disampaikan saat rapat bersama DPR RI pada 3 April lalu bahwa ia akan memasukkan pendidikan pramuka sebagai kokurikuler dalam komponen Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam kurikulum merdeka.
Ia juga mengatakan pernyataan sikap itu dibuat sebagai bentuk kepedulian dan tanggungjawab Kwartir Nasional untuk menjalankan amanat UU RI Nomor 13 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka. [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca Juga: Kiprah Zita Anjani di Dunia Pendidikan, Kini Dikecam Usai Pamer Gelas Starbucks Depan Ka'bah