Cara Putra Mat Solar Obati Rindu ke Mendiang Ayahnya

Selasa, 01 April 2025 | 16:34 WIB
Cara Putra Mat Solar Obati Rindu ke Mendiang Ayahnya
Ziarah makam keluarga Mat Solar di Makam Wakaf H. Daiman di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (31/3/2025). [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Sudah sekitar dua pekan Mat Solar berpulang menghadap Sang Pencipta. Namun, duka keluarga yang ditinggalkan belum juga mereda.

Bahkan, Idham Aulia selaku putra sulung Mat Solar sampai tak bisa mengontrol air matanya ketika teringat keberadaan sang ayah di tengah pelaksanaan salat Ied kemarin.

"Pas salat Ied, tanpa disadari udah keluar tuh air mata," ungkap Idham Aulia usai ziarah ke makam Mat Solar di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan selepas salat Ied.

Mengikhlaskan kepergian orang yang dicintai dalam keluarga tentu sangat berat. Apalagi, Mat Solar semasa hidup adalah sosok kepala keluarga yang menaruh perhatian begitu besar ke anak dan istrinya.

Termasuk saat perayaan Idul Fitri, Mat Solar tidak pernah melewatkannya dengan alasan apa pun. Hari tersebut sengaja ia dedikasikan sepenuhnya untuk berkumpul bersama keluarga.

Ziarah makam keluarga Mat Solar di Makam Wakaf H. Daiman di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (31/3/2025). [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]
Ziarah makam keluarga Mat Solar di Makam Wakaf H. Daiman di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (31/3/2025). [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]

"Biasanya kami udah kumpul, terus ada foto bareng di rumah," kenang Idham Aulia.

Sejak dulu, kegiatan ziarah makam memang sudah jadi tradisi keluarga Mat Solar juga. Bedanya, dulu sang pesinetron memimpin doa untuk memanjatkan harapan terbaik bagi keluarga yang sudah lebih dulu pergi.

"Emang biasanya ke makam juga, tapi makam keluarga. Ayah yang selalu pimpin doa untuk nenek, kakek, dan saudara-saudara yang sudah meninggal," papar Idham Aulia.

Seluruh rangkaian kegiatan yang dilakukan keluarga Mat Solar dalam perayaan Idul Fitri tahun ini sama sekali tidak mengurangi duka mereka.

Baca Juga: Sengketa Tanah Rp3,3 Miliar Mat Solar vs Idris Berakhir, Begini Keputusannya

Malahan, memori tentang kenangan-kenangan indah bersama Mat Solar yang coba mereka tutup rapat jadi terbuka lagi hingga memicu kesedihan mendalam.

"Memorinya malah terbuka cukup banyak," beber Idham Aulia.

Idham Aulia sendiri sampai sekarang belum benar-benar bisa melupakan berbagai kenangan bersama Mat Solar.

Bahkan dari melihat foto Mat Solar ketika masih sehat saja, ingatan Idham Aulia bisa terbawa ke masa lalu dan memicu kesedihan lagi.

"Pasti lah. Dari ayah meninggal sampai hari ini masih keinget. Apalagi kalau lihat foto ayah pas sehat, main sama cucu, jadi sedih lagi. Terekam semua kan memori sama ayah," terang Idham Aulia.

Hal paling mungkin yang bisa Idham Aulia lakukan untuk mengenang Mat Solar dalam versi terbaik adalah dengan menyaksikan ulang karya-karya lama sang ayah.

Ziarah makam keluarga Mat Solar di Makam Wakaf H. Daiman di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (31/3/2025). [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]
Ziarah makam keluarga Mat Solar di Makam Wakaf H. Daiman di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (31/3/2025). [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]

Banyak hal lucu yang Mat Solar lakukan sesuai tuntutan peran di film, sehingga bisa memancing tawa Idham Aulia setidaknya di saat itu.

"Cara saya mengenang ayah, saya saat sedih suka nonton film ayah yang dulu-dulu. Nanti jadi ketawa lagi dari situ," ucap Idham Aulia.

Sebagai informasi, Nasrullah atau Mat Solar meninggal dunia pada 17 Maret lalu di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta di usia 62 tahun.

Sejak 2017, Mat Solar menderita stroke yang membuatnya tidak aktif lagi di dunia hiburan Tanah Air.

Sempat dirawat intensif hingga menjalani terapi, kondisi kesehatan Mat Solar malah terus menurun dari tahun ke tahun hingga akhirnya berpulang.

Mat Solar sendiri semasa hidup mulai dikenal publik berkat perannya sebagai Bajuri di sitkom Bajaj Bajuri.

Bajuri jadi sosok ikonik di era 2000-an hingga membuat Mat Solar sendiri kalah tenar dengan karakter fiktif yang ia perankan.

Kala itu, Mat Solar beradu akting dengan Rieke Diah Pitaloka yang berperan sebagai Oneng. Sama seperti Mat Solar, sosok Oneng begitu melekat dalam diri Rieke bahkan sampai saat ini.

Rieke Diah Pitaloka pun sama terpukulnya dengan keluarga Mat Solar, saat mendengar sang lawan main sudah tiada.

Sesal sempat Rieke Diah Pitaloka utarakan karena belum bisa membantu Mat Solar menyelesaikan sengketa tanah dengan pengelola tol Cinere-Serpong.

Untungnya, pengadilan memutus sengketa tanah yang menyeret keluarga Mat Solar lewat penyelesaian jalur damai pada 20 Maret.

Keluarga Mat Solar berbagi uang ganti rugi dari pihak pengelola pembangunan jalan tol sebesar Rp3,3 miliar, dengan Muhammad Idris selaku pemilik tanah sebelumnya.

Ahli waris Mat Solar menerima ganti rugi sebesar Rp2,2 miliar. Sedangkan Muhammad Idris mendapat jatah Rp1,1 miliar.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI