"Kalau di outdoor kan ada faktor cuacanya, sehingga kita butuh struktur yang lebih berat. Strukturnya itu pakai baja. Pembangunannya itu membutuhkan waktu 2,5 hari sampai 3 hari," tambahnya.
Sehingga disimpulkan, persiapan konser Day6 tidak mungkin dilakukan dalam waktu yang singkat. Sebagai promotor, Melani mempertimbangkan segi keamanan untuk pemasangan panggung.
"Jadi kalau kita masuk tanggal 27 malam sementara konsernya tanggal 3, jawabannya tidak mungkin. Karena kita banyak mempertimbangkan terutama segi keamanan produksinya," terangnya.
Melani menyebut keputusan ini diambil setelah berdiskusi panjang dengan berbagai pihak.

"Jadi pada akhirnya berdiskusi dengan semua pihak yang terlibat, memang pada akhirnya pada kesimpulan untuk menjalankan konser ini dengan pindah venue. Sehingga kita bisa mendapat win win solution," ujarnya.
Barulah kemudian, Melani juga membeberkan fakta baru mengenai prosedur penyewaan venue di stadium.
Dari pernyataannya terungkap bahwa ada syarat yang harus dipatuhi oleh setiap promotor maupun event organizer saat teken kontrak dengan pihak JIS.
"Mecima di sini juga mensupport kegiatan pemerintah. Karena emang tujuan utamanya stadium itu untuk kegiatan olahraga," ucapnya.
"Ketika kita sewa stadium, itu emang ada kausulnya, kalau emang kegiatan olahraga itu harus didahulukan. Jadi setiap saat, kita emang harus siap pindah," tambahnya.
Baca Juga: Gelar Konser Tunggal, Lagu-Lagu Haddad Alwi Terkenang di Memori Anak Muda
Lalu perihal jadwal pertandingan sudah ada sejak tahun lalu tapi Mecima Pro dianggap tetap ngotot memilih JIS sebagai venue konser, Melani juga memberikan penjelasannya.