"Mbak, kantor rakyat itu bukan playground," komentar salah satu warganet.
Sebaliknya, ada juga netizen yang membela tindakan Syahnaz dan Jeje, menganggap bahwa tidak ada yang salah jika seorang anak sesekali mengunjungi orang tuanya di tempat kerja, selama tidak mengganggu pekerjaan.
"Nggak ada yang salah. Kalau sekali-sekali kunjungi anak istri sih nggak apa-apa ya. Kita lihat dari sisi positifnya aja. Jangan apa-apa dipikir secara negatif," bela seorang netizen.
"Padahal normal aja anak pengen ketemu bapaknya karena mungkin bapaknya sibuk. Benci boleh sih netizen, tapi jangan over gitu lah," tambah netizen lainnya.

Di samping perdebatan mengenai kehadiran anak-anak di kantor bupati, beberapa netizen justru melontarkan kritik terhadap Jeje Govinda sebagai pemimpin daerah.
Masih ada sebagian masyarakat yang mempertanyakan kapasitasnya sebagai bupati dan merasa bahwa posisinya lebih banyak dipengaruhi oleh popularitas dibandingkan kompetensi.
"Sorry mengenai anak, saya juga sesekali bawa anak ke kantor. Yang penting nggak ganggu kerjaan orang tua. Yang saya heran siapa yang milih dia," tulis seorang netizen.
"Masih heran, siapa yang pilih dia," ujar netizen lainnya.
"Nggak perlu capek-capek sekolah kedinasan buat jadi kepala daerah sekarang. Cukup viral aja," sindir netizen.
Baca Juga: Sebulan Menjabat Jadi Bupati, Jeje Govinda Bingung Ditanya Dedi Mulyadi
Seperti diketahui Jeje Govinda, yang sebelumnya dikenal sebagai musisi dan suami dari Syahnaz Sadiqah, kini menjabat sebagai Bupati Bandung Barat.