Suara.com - Penyanyi legendaris Indonesia, Titiek Puspa, saat ini masih mendapatkan perawatan intensif di ruang ICU setelah menjalani operasi pada Rabu (26/3/2025).
Setelah prosedur medis tersebut, beliau langsung dipindahkan ke ICU untuk pemantauan lebih lanjut oleh tim medis. Hingga saat ini, kondisinya dikabarkan stabil dan menunjukkan perkembangan positif.
Sebelum menjalani prosedur operasi, Titiek Puspa tidak menunjukkan tanda-tanda gangguan kesehatan yang mencolok. Sebagai seseorang yang telah berusia lanjut, tubuhnya bisa saja mengalami kelelahan setelah beraktivitas.
Bahkan, dia sempat menghadiri sebuah acara di salah satu stasiun televisi dan tampak dalam keadaan sehat. Namun, setelah acara dan dalam perjalanan pulang, beliau mulai merasakan ketidaknyamanan.
Tim medis terus memantau perkembangan kesehatannya dan akan memberikan informasi lebih lanjut mengenai kondisinya setelah evaluasi lanjutan.

Titiek Puspa lahir dengan nama Sudarwati pada 1 November 1937 di Tanjung, Tabalong.
Penyanyi yang kini berusia 87 tahun ini merupakan anak dari pasangan Tugeno Puspowidjojo dan Siti Mariam.
Titiek diketahui menikah dua kali, yakni dengan sutradara Mus Mualim dan Zainal Ardi, seorang karyawan Radio Republik Indonesia.
Baca Juga: Punya Masalah Daya Ingat, Titiek Puspa Makin Sulit Mengingat Nama Orang
Dari pernikahan dengan Mus Mualim, dia dikaruniai dua anak, yaitu Petty Tunjungsari dan Ella Puspasari.
Awal Mula Nama Titiek Puspa

Sejak kecil, nama Titiek Puspa sempat mengalami beberapa kali perubahan, dari Kadarwati hingga akhirnya menjadi Sumarti.
Awalnya, dia bercita-cita menjadi guru taman kanak-kanak, tetapi bakat menyanyinya membawanya ke jalur karier yang berbeda.
Pada usia 14 tahun, Titiek yang sudah aktif mengikuti kompetisi memutuskan menjadi penyanyi profesional, meski sempat mendapat tentangan dari orangtuanya.
Demi menghindari larangan orangtua, seorang teman menyarankan agar dia menggunakan nama samaran "Titiek Puspo."
Nama ini kemudian dimodifikasi menjadi "Titiek Puspa" yang hingga kini menjadi identitasnya dalam dunia hiburan.
Perjalanan Karier Titiek Puspa

Karier bernyanyi Titiek Puspa bermula dari kompetisi Bintang Radio di Semarang.
Selain bernyanyi, dia juga berpartisipasi dalam berbagai operet populer di TVRI bersama grup Papiko, seperti "Bawang Merah Bawang Putih," "Ketupat Lebaran," dan "Kartini Manusiawi."
Titiek mulai merekam lagu-lagunya pada label GEMBIRA dengan hits seperti "Di Sudut Bibirmu" dan "Esok Malam Kau Kujelang."
Pada pertengahan 1960-an, Titiek menjadi penyanyi tetap di Orkes Studio Jakarta.
Dalam perjalanannya, dia mendapat bimbingan dari Iskandar, Mus Mualim, dan Wedasmara dalam menciptakan lagu.
Album "Si Hitam" dan "Pita" yang rilis pada 1963 menjadi titik penting dalam kariernya, di mana dia mulai menulis lagunya sendiri.
Beberapa lagu yang semakin melambungkan namanya adalah "Si Hitam," "Tinggalkan," dan "Aku dan Asmara."
Albumnya yang paling legendaris adalah "Doa Ibu," yang menampilkan lagu-lagu hits seperti "Minah Gadis Dusun" dan "Pantang Mundur."
Selain bernyanyi dan menciptakan lagu, Titiek Puspa juga merambah dunia perfilman dengan berperan dalam beberapa film seperti "Karminem," "Inem Pelayan Sexy," dan "Apanya Dong."
Kontribusi untuk Dunia Anak-Anak

Titiek Puspa memiliki perhatian besar terhadap dunia anak-anak.
Dia menciptakan banyak lagu anak-anak yang terkenal pada era 1990-an, seperti "Menabung" dan "Aku Suka Musik."
Pada tahun 2014, Titiek membentuk grup vokal "Duta Cinta" yang beranggotakan anak-anak dari berbagai latar belakang.
Kemudian pada 2017 hingga 2019, dia aktif tampil dalam drama musikal "Pesta Sahabat" yang tayang di RTV.
Sebagai bentuk perayaan 70 tahun usianya, Titiek menggelar konser "Karya Abadi Sang Legenda: 70 Tahun Titiek Puspa."
Acara ini dihadiri oleh berbagai musisi papan atas, termasuk Ari Lasso, Melly Goeslaw, Vina Panduwinata, hingga 3 Diva (Krisdayanti, Titi DJ, dan Ruth Sahanaya).
Konser tersebut juga turut disaksikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan para pejabat negara.
Perjuangan Melawan Penyakit

Pada 2009, Titiek Puspa didiagnosis menderita kanker serviks. Sejak itu, dia kerap bolak-balik ke rumah sakit.
Titiek menjalani pengobatan selama beberapa bulan, termasuk kemoterapi di Rumah Sakit Mount Elizabeth di Singapura.
Di masa perawatannya, Titiek Puspa tetap produktif dengan menulis lebih dari 60 lagu.
Berkat pengobatan yang dijalaninya dan doa yang tak putus, dia akhirnya dinyatakan sembuh.
Kini, sang penyanyi legendaris harus kembali menjalani perawatan di rumah sakit setelah dilarikan ke ICU beberapa hari lalu.
Kontributor : Chusnul Chotimah