Suara.com - Mantan istri Ruben Onsu, Sarwendah Tan memilih berlibur ke Bali saat hari raya Nyepi nanti.
Sarwendah berencana liburan di Bali yang dimulai pada 28 Maret hingga liburan lebaran nanti.
Sarwendah kemudian mengungkapkan alasan keluarga memilih Bali sebagai tujuan liburan kali ini.
Ia beralasan Betrand Peto ingin sekali ke Bali.
“Anak-anak sebenarnya dari minggu ini udah liburan. Jadi ya karena bundanya masih kerja. Mereka ngerti. Abis kerja baru kita nanti liburan bareng," ujar Sarwendah.
Selain itu menurut Sarwendah anak perempuannya ingin mengunjungi pantai.
“Karena kayaknya ke Bali terakhir tuh sebelum pandemi deh. Jadi kayak udah lama banget. Pengen jalan-jalan ke Bali juga," jelas Sarwendah.
Sarwendah mengungkap sebenarnya ia berencana berlibur ke Jepang tapi tidak jadi karena dianggap terlalu ramai.
Ia mengaku tak enjoy bila ke tempat yang terlalu ramai dan memilih yang santai agar bisa enjoy.
Baca Juga: ART Mudik, Sarwendah Berbagi Tugas Bersih-bersih ke Anak
Selain itu ia penasaran dengan suasana Nyepi di Bali.
Ia mengaku ingin merasakan suasana tersebut bersama anak-anaknya di Bali.
Sedangkan soal pengalaman Nyepi di Bali, Sarwendah mengaku sempat kaget, karena hanya bisa menyewa hotel saat hari raya tersebut.
“Orang hotelnya nanya, 'beneran mau nyepi di Bali'? Iya beneran mau nyobain. Maksudnya, ya kan berarti tenang. Kita cobain tenang kayak gimana," ungkapnya.
Sebagaimana diketahui Nyepi akan dirayakan pada 29 Maret 2025.
Nyepi adalah hari raya umat Hindu yang dirayakan setiap Tahun Baru Saka.
Nyepi dirayakan dengan keheningan dan tidak melakukan aktivitas sehari-hari.
Makna Nyepi adalah memohon kepada Tuhan untuk menyucikan alam semesta dan manusia, Menyatukan diri dengan alam semesta, Menghormati alam dan lingkungan, Merefleksikan diri dan mengoreksi diri, Memulai hidup suci dan hening menuju dharma.
Perayaan Nyepi dirayakan selama 24 jam, sejak pukul 06.00 pagi hingga 06.00 keesokan harinya.
Nyepi juga dilakukan dengan menjalankan Catur Brata Penyepian, yaitu empat larangan :
- Amati geni, yaitu tidak menyalakan api
- Amati karya, yaitu tidak bekerja
- Amati lelungan, yaitu tidak bepergian keluar rumah
- Amati lelanguan, yaitu tidak bersenang-senang dan mengikuti hawa nafsu
Ditinggal ART
Momen libur Nyepi berdekatan dengan libur lebaran.
Hal ini membuat ART Sarwendah pun turut pulang kampung.
Karena hal ini, Sarwendah mengaku harus membagi badannya untuk menemani anak-anak.
“Kalau biasanya ada bantuan dari asisten karena, aku juga harus bagi badan aku. Istilahnya aku harus ada live juga, harus ada syuting juga, kerja juga. Otomatis kan anak harus ada yang nemenin juga gitu,” ujarnya.
Ia pun tidak berencana mengambil ART pengganti dan menyuruh anak-anaknya untuk lebih mandiri.
Mengatasi kerepotan ditinggal ART selama libur Lebaran, Sarwendah meminta ketiga anaknya untuk lebih mandiri.
Ia akan meminta anaknya untuk membantunya dalam mengerjakan pekerjaan rumah.
"Oh iya, mereka harus beres-beres dong. Mereka harus bantuin cuci piring juga. Karena sebenarnya biasanya mereka cuci piring ada poin. Jadi ya bantuin, terus aku bilang bantuin beres-beres ya. Minimal ya kamar masing-masing sih," ungkapnya.
Terkait dengan kebiasaan ART pulang kampung, Sarwendah tidak pernah melarangnya.
Ia menyebut itu memang ritual ART setiap tahun.
"Emang biasanya ART ya pulang aja. Karena kan mereka yang bisa bagi waktu sendiri. Aku pulangnya tanggal segini, aku pulangnya tanggal segini gitu. Jadi mereka yang udah aturin sendiri sih gantian-gantiannya," tambahnya.
Sarwendah Tan memiliki tiga orang anak, yaitu Thalia Putri Onsu, Thania Putri Onsu, dan Betrand Putra Onsu.
Thalia dan Thania merupakan anak kandung dari pernikahannya dari Ruben Onsu.
Sedangkan Betrand adalah anak angkat.