Singgung Penghinaan ke Presiden, Fedi Nuril Anggap Omongan Anggota DPR Habiburokhman Tak Adil

Rabu, 26 Maret 2025 | 15:20 WIB
Singgung Penghinaan ke Presiden, Fedi Nuril Anggap Omongan Anggota DPR Habiburokhman Tak Adil
Fedi Nuril (Instagram/fedinuril)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

"Kita (partai koalisi) harus mau diawasi. Kita harus mau dikoreksi. Kita harus mau dikritik. Tetapi, kritiknya yang benar, jangan kritik berdasarkan dendam," kata Prabowo.

"Tidak ada Presiden yang punya tongkat Nabi Musa, negara kita sanbat besar. Sudah kita mulai sekian ratis orang, masih ada yang komentar 'belum banyak'. Kalau enggak ada wartawan (di sini), saya bilang, ndasmu," imbuh Prabowo dengan mimik mengejek.

Pernyataan Prabowo tersebut ternyata disambut tawa oleh sebagian besar pejabat yang hadir.

"Kalau Presiden menghina pengkritiknya (contoh: ndasmu), penyelesaiannya dengan pendekatan apa, Bang @habiburokhman?" sarkasme Fedi Nuril berbalut pertanyaan.

Warganet dengan akun @AzadiRio pun sepaham dengan Fedi Nuril. Mengapa Presiden menghina pengkritik justru dinormalisasi, sementara tidak sebaliknya?

Presiden Prabowo Subianto.
Presiden Prabowo Subianto menghina para pengkritiknya  dengan kata-kata 'ndasmu'

"Selama kata-kata kurang etis dan penghinaan Presiden terhadap pengkritiknya dinormalisasi, dianggap nggak salah, dianggap kewajaran, oleh sirkel pendukungnya, ya tidak perlu penyelesaian dengan pendekatan apapun. Nggak bakal ada sanksi moral, etik, atau minimal rasa bersalah," ujar pemilik akun @AzadiRio.

Tanggapan warganet tersebut disetujui oleh Fedi Nuril. Menurutnya, apa yang disampaikan oleh Habiburokhman tidak adil.

"Setuju. Jadi, selama kita punya Presiden yang membalas kritikan dengan 'Ndasmu', adanya pasal penghinaan Presiden menjadi tidak adil bagi rakyat, Bang @habiburokhman," tegas Fedi Nuril.

Tanggapan warganet yang lain juga tidak jauh berbeda dengan pendapat Fedi Nuril.

Baca Juga: Prabowo Optimis Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026 Usai Tekuk Bahrain!

"Kalau Presiden menghina para pengkritik dengan sebutan 'anjing menggonggong'. Bisa nggak menerapkan pasal-pasal penghinaan terhadap masyarakat @habiburokhman," kata warganet yang lain.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI