Setelah menuai kritik dari berbagai pihak, Willie Salim akhirnya memberikan klarifikasi melalui video permintaan maaf. Dalam pernyataannya, ia mengakui bahwa kontennya telah memicu narasi negatif terhadap warga Palembang dan ia bertanggung jawab penuh atas kejadian tersebut.
"Saya minta maaf untuk seluruh warga Palembang yang tersakiti gara-gara kejadian viral rendang ini," ujar Willie dalam video klarifikasinya.

Willie juga menegaskan bahwa kejadian ini bukanlah kesalahan masyarakat Palembang, melainkan kesalahannya sendiri karena kurangnya persiapan dalam mengadakan acara tersebut.
"Banyak narasi yang tidak enak terhadap warga Palembang. Jujur, ini bukan kesalahan warga Palembang. Ini sepenuhnya salah saya karena saya kurang persiapan," lanjutnya.
Kontroversi ini menjadi pelajaran penting bagi para konten kreator agar lebih berhati-hati dalam membuat konten yang berkaitan dengan budaya dan masyarakat setempat. Kesultanan Palembang berharap bahwa insiden ini dapat menjadi pengingat bagi siapa saja untuk lebih menghormati nilai-nilai budaya yang ada, terutama saat berkunjung ke suatu daerah.