Tak Terima Nama Palembang Tercoreng Gegara Willie Salim, Richard Lee Ikutan Bikin Acara Masak Besar

Richard Lee akan membuat acara makan besar di Palembang.
Suara.com - Dokter kecantikan Richard Lee berusaha mengembalikan citra masyarakat Palembang, Sumatera Selatan, usai tercoreng akibat konten YouTuber Willie Salim beberapa waktu yang lalu.
Sang YouTuber membuat konten memasak rendang menggunakan 200 kilogram daging sapi pada Selasa (18/3/2025). Niatnya, masakan tersebut akan dibagi-bagikan ke masyarakat sekitar Benteng Kuto Besak (BKB) untuk berbuka puasa.
Namun, daging mendadak raib dalam beberapa menit sebelum disajikan. Willie Salim mengklaim bahwa daging tersebut diambil oleh para warga ketika dirinya meninggalkan lokasi dengan alasan ke toilet.
Walaupun polisi yang turut menjaga acara tersebut telah memperingatkan untuk tidak berebut, warga tetap mengabaikannya.
Baca Juga: Tak Kapok Dikritik, Willie Salim Kini Siapkan 3 Sapi Buat Masak Bareng Ustaz Derry Sulaiman
Insiden hilangnya rendah ini menuai beragam reaksi dari warganet. Beberapa menghujat masyarakat Palembang, sementara yang lain meyakini bahwa konten tersebut hanya settingan belaka.

Sejumlah figur publik lain turut menanggapi. Fenita Arie dan Helmy Yahya mengecam aksi Willie Salim karena dinilai sudah merendahkan serta memalukan warga Palembang.
Sementara Bobon Santoso sekaligus chef Arnold mengatakan bahwa Willie Salim kurang persiapan matang sehingga terjadi insiden tak menyenangkan tersebut.
"Kalau benar-benar terorganisir dengan baik, kejadian seperti ini tidak akan terjadi. Ini dampak kalau niatnya hanya demi konten, bukan dari hati," ujar Bobon Santoso yang kerap membuat acara masak-masak besar.
"Masak dalam jumlah besar itu tidak mudah. Harus ada tim yang solid, perencanaan waktu yang matang, hingga sistem pembagian makanan agar tidak terjadi kekacauan. Masa percaya 200 kilogram daging bisa jadi rendang dalam tiga jam? Akhirnya, malah warga yang jadi bahan konten dengan cara seperti ini," imbuh Chef Arnold.
Baca Juga: Fuji Kalah! Ini Penghasilan Fantastis Willie Salim dari TikTok
Kini, Richard Lee yang merupakan keturunan Palembang asli ikut buka suara. Ia meyakini bahwa tidak mungkin warga Palembang berbuat demikian.
Untuk membuktikannya, kini Richard Lee akan membuat acara memasak yang sama di BKB Palembang pada Rabu, 26 Maret 2025 besok. Sebelum melakukannya, ia sudah meminta izin kepada Wali Kota Palembang serta Kapolres setempat.
"Aku sudah hubungin Pak Wali Kota, Pak Kapolres, dan juga Dinas Pariwisata, dan sudah dikasih izin. Menurutku masalah ini bisa diminimalisasi dengan koordinasi yang baik dan dengan pengalaman yang baik," ujar Richard Lee.
Richard Lee juga meminta saran dari Bobon Santoso supaya acaranya dapat berjalan lancar.
"Bos Bobon aku kan kemarin ada kejadian di Palembang dan aku sebagai warga Palembang kan nggak nyaman ya, rasanya ya. Menurutku Palembang enggak seperti itu. Nah, aku tuh pengin buat acara juga, tapi aku mau minta petunnjuk suhu, tutorial caranya supaya rendah nggak hilang," pinta Richard Lee kepada Bobon Santoso melalui video call.
Bobon Santoso pun mengatakan kunci dari acara masak besar adalah koordinasi. Sebab, memasak besar untuk 500 orang itu membutuhkan tim yang kompak dan solid.
"Masalah rendang hilang itu, menurut pengalaman kita sih ya, warga nggak akan sebrutal itu, warga nggak akan sebarbar itu. Tentunya biasa ada arahan, atau ada provokasi, atau ada memang unsur intruksi terkhusus seperti itu," jawab Bobon Santoso.
"Jadi orang Indonesia kita tahu adab kok. Jadi nggak akan begitu. Sebrutal-brutalnya nggak segitu. Masak di mana pun kalau kita instruksikan, udah jangan rebut-rebutan, ambil," lanjutnya.
Bobon Santoso pun menyarankan Richard Lee untuk tidak memasak rendah daging sapi lagi karena akan membutuhkan waktu yang sangat lama, yakni enam hingga 8 jam.
"Lama sekali, apalagi rendah 200 kilo ya dengan api kecil, itu mustahil jadi rendang. Menurut saya supaya bener-bener kebersamaannya dapet, menurut saya masak ayam aja," saran Bobon Santoso.
Richard Lee pun berencana memasak ayam seribu ekor dengan menu yang berkuah. Ia juga akan mulai jam tiga sore.
Aksi Richard Lee ini mendapat dukungan dari warganet. Banyak yang berharap sang dokter bisa membuat nama baik Palembang kembali.
"Bismillah, lanjutkan dok, demi nama baik kota Palembang kita tercinta," dukung seorang warganet.
"Harus ada kerjasa ama dengan ahlinya. Semoga acaranya sukses dan nama Palembang menjadi lebih lagi dari sebelumnya," imbuh warganet yang lain.
"Semoga dengan adanya acara ini dok, persaudaraan kita sesama wong Palembang di manapun berada semakin erat. Amin," harap warganet yang lain.