“Ini anehnya ada orang yang masih nerimo, aku dak ngerti ngapo nerimo,” lanjutnya.
Pria yang sempat idap penyakit serius itu lalu menyinggung soal pemimpin yang cocok untuk memimpin daerah tersebut.
“Ini salah satunya contoh memang kita butuh pimpinan itu untuk mimpin yang pas. Coba contohnya Bapak Edy Santana Putra misalkan, jadi gubernur Sumatera Selatan,” ujarnya.
Hard Gumay lalu kembali memperingati Willie Salim agar ia memberikan klarifikasi terkait konten masak rendang 200 kg yang kemarin sempat viral.
“Tapi aku balik lagi, ini aku dak terimo. Coba lah Willie Salim kau klarifikasi,” pungkasnya.

Bermula dari Konten Masak Rendang
Kota Palembang sebelumnya menuai sorotan usai Willie Salim membuat konten masak rendang untuk dibagikan ke masyarakat sekitar.
Saat itu Willie dan timnya mempersiapkan semua bahan-bahan untuk memasak rendang termasuk seekor sapi seharga Rp50 juta.
Dengan wajan super besar, Willie Salim lalu mulai memasak rendang sapi tersebut disambut dengan antusiasme warga sekitar.
Di tengah acara memasak, Willie tiba-tiba meningalkan lokasi. Lalu saat ia kembali, wajan yang berisi rendang itu sudah ludes yang diduga telah diserbu oleh warga.