Reaksi Razman Arif Nasution Dengar Keluarga Vadel Badjideh Mau Cabut Laporan Atas Nikita Mirzani

Minggu, 23 Maret 2025 | 13:08 WIB
Reaksi Razman Arif Nasution Dengar Keluarga Vadel Badjideh Mau Cabut Laporan Atas Nikita Mirzani
Razman Arif Nasution mendatangi Mahkamah Agung di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Senin (17/2/2025). [Suara.com/Tiara Rosana]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Keluarga Badjideh sudah menentukan sikap mereka terhadap kelanjutan perseteruan mereka dengan Nikita Mirzani.

Mengikuti saran sang ibu, Titin Badjideh, keluarga Badjideh menyatakan tidak akan melanjutkan proses hukum terhadap Nikita Mirzani.

"Kalau dari keluarga, udah. Kami koordinasi untuk tidak melanjutkan apa pun," ujar salah satu kakak Vadel Badjideh, Bintang Badjideh di Mapolres Metro Jakarta Selatan baru-baru ini.

Sebagai pengingat, ayah Vadel Badjideh, Umar Badjideh sempat melaporkan dugaan penghinaan Nikita Mirzani terhadap keluarganya ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Kini, keluarga Badjideh berencana mencabut laporan terhadap Nikita Mirzani dari hasil diskusi mereka. "Kami udah sempet koordinasi untuk proses, kami mau cabut semua," jelas Bintang Badjideh.

Keluarga Badjideh juga tidak akan melaporkan Laura Meizani, yang diduga mengubah kesaksian untuk membuat Vadel Badjideh masuk penjara sesuai kehendak Nikita Mirzani.

"Kalau kami saling lapor, nggak akan ada habisnya. Sampai kapan pun nggak akan ada habisnya," papar Bintang Badjideh.

Penyelesaian konflik dengan Nikita Mirzani, diharapkan keluarga Badjideh bisa membuat sang artis tergerak menyelesaikan masalah dengan Vadel Badjideh lewat jalur damai.

"Kami keluarga sebetulnya ingin ada perdamaian ya, nggak mau memperpanjang. Kami nggak mau berlama-lama. Kalau bisa ya damai, selesai," harap Titin Badjideh.

Baca Juga: Lagi Dipenjara, 2 Laporan ke Nikita Mirzani Tetap Bisa Berjalan

Dengan demikian, baik Nikita Mirzani maupun Vadel Badjideh bisa kembali ke keluarga masing-masing dan tidak perlu bersinggungan lagi.

"Udah, kami fokus ke Vadel lagi, fokus ke keluarga masing-masing," ajak Bintang Badjideh.

Keputusan besar keluarga Badjideh pun direspons kuasa hukum Vadel Badjideh, Razman Arif Nasution.

Terus terang, Razman Arif Nasution bingung kenapa keluarga Badjideh berubah sikap setelah gagal mengeluarkan Vadel dari penjara.

"Kami tidak paham, kenapa mereka ragu. Padahal sebelum Vadel ditahan, pak Umar sempat mengatakan kalau sampai Vadel ditahan mereka akan melakukan A, B, C, D. Tapi sekarang malah jadi kurang tegas," tutur Razman Arif Nasution di kawasan Kuningan, Jakarta, Sabtu (22/3/2025).

Namun, Razman Arif Nasution tidak punya pilihan selain mengikuti permintaan keluarga Badjideh selaku kliennya. Mengingat langkah tersebut jadi upaya terakhir mereka untuk membebaskan Vadel sebelum harus merayakan Idul Fitri di penjara.

Momen penuh tangis keluarga Badjideh usai membesuk Vadel Badjideh di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]
Momen penuh tangis keluarga Badjideh usai membesuk Vadel Badjideh di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]

"Jika ada keinginan dari keluarga Badjideh untuk mencabut laporan mereka terhadap Nikita Mirzani, itu sepenuhnya hak pak Umar Badjideh dan keluarga," kata Razman Arif Nasution.

Masalah dirinya tetap melanjutkan proses hukum atas laporan pribadi terhadap Nikita Mirzani, Razman Arif Nasution menganggap urusan itu sebagai hal yang berbeda.

Razman Arif Nasution pun mempersilakan keluarga Badjideh untuk berkoordinasi dengan timnya, Rahmad Riadi kalau memang sudah memantapkan hati mencabut laporan terhadap Nikita Mirzani.

"Jadi, silakan kalau mereka mau mencabut. Tinggal koordinasikan saja ke kami," himbau Razman Arif Nasution.

Sebagai informasi, Vadel Badjideh mulai ditahan setelah jadi tersangka tindak asusila terhadap Laura Meizani pada 13 Februari lalu.

Vadel Badjideh dikenakan Pasal 76 D juncto Pasal 81 ayat (1) UU Perlindungan Anak atas sangkaan persetubuhan terhadap anak di bawah umur, yang ancaman penjaranya sampai 15 tahun.

Sebelum restorative justice, keluarga Badjideh sempat mengajukan permohonan penangguhan penahanan bagi Vadel.

Mereka tak tega melihat Vadel Badjideh mendekam di penjara selama bulan puasa. Vadel pun sudah mengutarakan kerinduannya terhadap momen bersantap sahur dan buka puasa bersama keluarga.

Sayang menurut ketentuan perundang-undangan, penangguhan penahanan untuk pelaku tindak asusila terhadap anak di bawah umur tidak difasilitasi penyidik karena hukuman penjaranya di atas 5 tahun.

Kasus tindak asusila terhadap Laura Meizani sendiri dilaporkan Nikita Mirzani ke Polres Metro Jakarta Selatan pada September 2024.

Andai permohonan restorative justice ditolak juga, ada kemungkinan berkas perkara Vadel Badjideh diserahkan ke kejaksaan sebelum cuti bersama Idul Fitri. 

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI