Suara.com - Tempat yang menjadi bukti kebut semalam kinerja DPR RI dan pemerintah soal RUU TNI kembali diperbincangkan.
Tak lama usai efisiensi anggaran diumumkan, pemerintah terpantau menggunakan fasilitas mewah sekali lagi.
Termasuk ketika mempersiapkan RUU TNI secara diam-diam sebelum disahkan pada Kamis (20/3/2025) kemarin.
Dilansir dari akun X @agijile pada Sabtu (22/3/2025), fasilitas mewah yang digunakan adalah sebuah hotel bintang lima di Jakarta.
Hotel tersebut adalah penginapan milik AccorHotels atau kini dikenal dengan nama Accor S.A, Fairmont Jakarta.
Lokasi hotel milik perusahaan asal Perancis ini ada di kawasan Jl. Asia Afrika Nomor 8 Gelora Bung Karno Jakarta.
Sebagai hotel bintang lima, fasilitas yang ditawarkan oleh Fairmont tentu saja tidak main-main.
Termasuk kamar hotel yang bisa digunakan oleh para pejabat untuk tidur nyaman usai kebut semalam mempersiapkan draf RUU TNI.
Suara.com melakukan penelusuran mengenai fasilitas kamar tidur di Fairmont Jakarta dalam laman resmi All Accor, milik perusahaan Accor S.A..
Baca Juga: Beredar Video Rakyat Dukung RUU TNI, Ngaku Cuma Ikut-ikutan: Coba Cek Kantongnya
Ditilik dari sana, setidaknya ada 11 jenis kamar yang bisa dipilih, berdasarkan pada fasilitas yang ditawarkan yang setara dengan harga yang perlu dibayar.
Kamar termurah adalah kamar Fairmont King Bebas Asap Rokok.
Kamar ini disediakan maksimal untuk empat orang dengan satu King Bed. Kamar ini juga ramah untuk mereka, penyandang disabilitas.
Seperti kamar hotel pada umumnya, fasilitas internet hingga telah disediakan, dengan harga per malam sekitar 190.08€ atau setara Rp3,3 juta.
Kemudian ada Deluxe King NS yang diperuntukkan tiga orang, dengan satu King Bed.
Kamar yang ditawarkan dengan fasilitas ruangan sudut yang panoramik ini bisa dinikmati dengan harga 216.88€ atau Rp3,8 juta per malam.

Harga lebih mahal dipegang oleh fasilitas kamar Fairmont Gold King.
Kamar ini ditawarkan dengan ruang khusus untuk merokok bagi mereka yang menginap di sana.
Bahkan, penginap bisa menikmati pemandangan berupa sudut kota Jakarta atau lapangan golf yang terbentang jelas.
Diperuntukkan maksimal tiga orang, kamar ini disediakan dengan harga 308.67€ atau Rp5,5 juta per malam.
Sementara itu, kamar yang paling mahal dipegang oleh Fairmont Gold Deluxe King.
Kamar ini menyediakan satu King Bed ditambah dua fasilitas menarik.
Pertama, penginap bisa menikmati pemandangan sudut kota atau lapangan golf.
Selain itu, tersedia fasilitas kamar sudut dalam ruangan seluas 65 meter persegi tersebut.
Soal harga, diperlukan dana 323.90€ per malam, atau setara dengan Rp5,7 juta.
Secara garis besar, harga kamar yang tersedia di Fairmont Jakarta berkisar antara Rp3,3 juta hinga Rp5,7 juta per malam.
Perhitungan lebih lanjut diperlukan untuk seberapa banyak orang yang menginap dan diduga dibayari oleh negara selama perumusan RUU TNI.
Sisi lain, biaya yang dikeluarkan untuk ruangan rapat berbeda dengan kamar yang diduga menjadi tempat menginap.
Tertulis bahwa DPR RI dan para pejabat lainnya menginap dalam ruangan bernam Ruby 1 dan Ruby 2.
Ruangan tersebut diduga adalah Grand Ballroom di Fairmont Jakarta yang harga sewanya berkisar sampai Rp125 juta per hari.
Meski pada 2022 lalu, sempat dikabarkan bila harga sewanya berada di angka Rp84 juta.
Akibat digunakan untuk rapat RUU TNI, Fairmont Hotel harus menghadapi beragam komentar negatif di Instagram.
Julukan baru bahkan diberikan, yaitu sebagai hotel yang menampung para "tikus".