Ratu Meta Babak Belur Akibat KDRT, Suami Juga Diduga Telantarkan Anak

Yazir F Suara.Com
Kamis, 20 Maret 2025 | 21:12 WIB
Ratu Meta Babak Belur Akibat KDRT, Suami Juga Diduga Telantarkan Anak
Ratu Meta alami KDRT.
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Pedangdut Ratu Meta mengunggah video yang memperlihatkan kondisinya usai mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dari suaminya, Yogi Renaldi.

Dalam unggahan tersebut, terlihat jelas luka di pipinya yang cukup serius hingga harus mendapatkan penanganan medis.

"Perbuatan suami yang tidak bertanggung jawab ini, nih," tulis Ratu Meta dalam unggahan Instagramnya, Kamis (20/3/2025).

Tak hanya membuat dirinya babak belur, pelantun "Goyang Henpon" itu juga menyebut sang suami menelantarkan anak-anak mereka.

Dia mengungkapkan kekecewaannya terhadap suaminya yang tidak bertanggung jawab sebagai seorang ayah.

"Sudah babak belur, belum puas ya? Sampai sekarang menelantarkan anak, padahal sudah tahu anak juga sedang sakit," ungkapnya.

Ratu Meta juga mengungkapkan bahwa luka yang dialaminya cukup parah, bahkan mencapai tulang dan lemak.

Beruntung, dokter yang menanganinya dapat mencegah luka yang mengenai tulang tersebut semakin memburuk.

Baca Juga: Ratu Meta Ungkap Kengerian Saat Di-KDRT Suami: Saya Bakal Mati

"Terima kasih, Dokter Sasa. Kalau bukan dokter yang mengoperasi, mungkin luka berlubang ini bisa hancur. Lukanya sampai mengenai tulang dan lemak, teman-teman," tuturnya.

Unggahan tersebut langsung menuai banyak komentar dan dukungan dari netizen serta rekan sesama artis. Nia Anggia, adik mendiang Julia Perez, turut berkomentar.

"Ya Allah nggak tega lihatnya. Semoga lekas sembuh semua luka fisik dan batinmu. Jangan menyerah ya, kamu wanita tangguh," tulis Nia.

Tak sedikit pula netizen yang memberikan doa agar Ratu Meta segera pulih dan mendapatkan keadilan atas apa yang dialaminya.

"Semoga cepat pulih ya mba Meta, kamu kuat. Anak-anak sehat terus. Semua urusannya bisa cepat beres. Mba Meta hebat," komentar netizen.

Kejadian KDRT yang menimpa Ratu Meta bukanlah yang pertama kali terjadi, tetapi baru kali ini berani berbicara secara terbuka. Insiden terbaru terjadi pada 14 Maret 2025 di kediaman mereka.

Ratu Meta memperkenalkan anak keenamnya di RS Brawijaya Saharjo, Jakarta, Selasa (30/7/2024) [Suara.com/Adiyoga Priyambodo].
Ratu Meta memperkenalkan anak keenamnya di RS Brawijaya Saharjo, Jakarta, Selasa (30/7/2024) [Suara.com/Adiyoga Priyambodo].

Dalam video yang diunggah sebelumnya, Ratu Meta mengungkapkan bahwa suaminya memukul wajahnya hingga menyebabkan luka serius.

Tak hanya itu, pedangdut yang mengaku telah memiliki 6 anak ini juga mengalami tindakan kekerasan lain, seperti dicekik dan diinjak di bagian perut.

Perselisihan yang berujung pada tindakan kekerasan tersebut bermula dari masalah sepele, yaitu penggantian aki mobil.

Suaminya diduga marah besar setelah mengetahui bahwa Ratu Meta mengganti aki mobil tanpa sepengetahuannya.

Kemarahan itu berlanjut hingga terjadi tindakan fisik yang membahayakan nyawa pedangdut kelahiran 7 November 1989 tersebut.

Kasus yang menimpa Ratu Meta kembali mengingatkan masyarakat tentang bahaya kekerasan dalam rumah tangga, terutama bagi perempuan.

Banyak pihak yang berharap agar kasus ini dapat ditangani dengan serius dan memberikan keadilan bagi korban, sementara pelaku diadili secara keras.

Dukungan dari masyarakat, lembaga perlindungan perempuan, serta pihak kepolisian sangat diperlukan agar kasus ini tidak berlalu begitu saja.

Ratu Meta sendiri telah mengisyaratkan akan membawa kasus ini ke jalur hukum demi mendapatkan keadilan atas apa yang telah menimpanya.

"Memang harus buat laporan polisi (LP), kan? Mohon bantuannya dari masyarakat dan lembaga-lembaga agar semua proses berjalan dengan lancar," ujarnya dalam unggahan yang sama.

Keberaniannya untuk berbicara di hadapan publik diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi korban KDRT lainnya agar tidak takut melaporkan kekerasan yang mereka alami.

Dengan berbagai dukungan yang mengalir, banyak yang berharap Ratu Meta segera pulih, baik secara fisik maupun mental.

Kejadian ini juga menjadi pengingat bahwa KDRT bukanlah masalah pribadi semata, melainkan isu serius yang harus mendapatkan perhatian dan tindakan tegas dari berbagai pihak.

Kontributor : Chusnul Chotimah

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI