Gagal Bawa Kemenangan di Laga Kontra Australia, Ekspresi Cengar-cengir Patrick Kluivert Digunjing

Kamis, 20 Maret 2025 | 20:21 WIB
Gagal Bawa Kemenangan di Laga Kontra Australia, Ekspresi Cengar-cengir Patrick Kluivert Digunjing
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert menegaskan ingin lepas dari bayang-bayang Shin Tae-yong jelang debutnya memimpin Garuda kontra Australia pada Kamis (20/3/2025) pukul 16.10 WIB. [Dok. X/Timnas Indonesia]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Debut Patrick Kluivert melatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia di pertandingan resmi belum memberikan hasil memuaskan.

Pada Kamis (20/3/2025), Timnas Indonesia menelan kekalahan telak dari Australia di babak Kualifikasi Grup C Piala Dunia putaran ketiga.

Di bawah asuhan pelatih baru Patrick Kluivert, Timnas Indonesia harus bertekuk lutut mengakui kehebatan Australia dengan skor 5-1.

Cuplikan unggahan video Patrick Kluivert menyaksikan kekalahan Timnas Indonesia 5-1 dari Australia ini mendapat atensi sebanyak 89 ribu jumlah tayangan.

"Go go Timnas," tulis akun @exclusivetimnas5k, dilansir pada Kamis (20/3/2025).

Perihal itu, sejumlah netizen turut memberikan respons dan komentar yang beragam. Sebagian netizen menyoroti ekspresi Patrick Kluivert saat Timnas Indonesia kebobolan.

Menurut sebagian warganet, Patrick Kluivert terkesan cuek Timnas Indonesia mengalami kekalahan karena menunjukan gelagat datar.

"Marah aja kagak," tulis seorang netizen. "Patrick panik," ucap netizen lain.

Sementara itu, sebagian netizen lain menilai Patrick Kluivert tidak menunjukan kompetensi yang mumpuni sebagai juru taktik. Ia dianggap terlalu santai di pinggir lapangan. 

Baca Juga: Ole Romeny Bongkar Awal Petaka Timnas Indonesia Dihajar Australia

"Pelatihnya cuman nonton kayaknya, nggak ngasih saran buat pemain," ujar netizen lain.

"Pelatih cuma cengar-cengir mulu, nggak ngasih pengarahan," kata netizen yang lainnya.

Untuk informasi tambahan, Timnas Indonesia sempat memulai pertandingan dengan agresif di menit-menit awal pertandingan kontra Australia.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Sydney Football Stadium, Timnas Indonesia langsung diberkahi dewi fortuna dengan hadiah tendangan pinalti di menit ke-6.

Namun sayang, peluang emas tendangan pinalti Timnas Indonesia di menit awal tersebut gagal dieksekusi oleh Kevin Diks.

Momentum ini berbalik ketika Australia mendapatkan penalti di menit ke-17 lewat sepakan Martin Boyle. Selang dua menit kemudian, Nishan Velupillay menggandakan keunggulan Australia. 

Penyerang Timnas Indonesia Ole Romeny menyebut mental bermain timnya runtuh setelah Kevin Diks gagal cetak gol melalui penalti. Alhasil, Australia sukses bantai tim Merah Putih. [Dok PSSI]
Penyerang Timnas Indonesia Ole Romeny menyebut mental bermain timnya runtuh setelah Kevin Diks gagal cetak gol melalui penalti. Alhasil, Australia sukses bantai tim Merah Putih. [Dok PSSI]

Sementara itu, gol ketiga datang dari Jackson Irvine di menit ke-34. Gol itu sekaligus menjadi penutup babak pertama dengan skor 3-0 untuk Australia.

Di babak kedua, Indonesia mencoba bangkit dengan strategi ball possession. Namun, Australia kembali mencetak gol melalui sundulan Lewis Miller di menit ke-61.

Meski tertinggal jauh, para pemain Timnas Indonesia tak lelah berjuang. Usaha mereka berbuah manis di menit ke-78 melalui Ole Romeny.

Dia sukses memanfaatkan umpan dari Kevin Diks menjadi gol manis. Gol semata wayang Timnas Indonesia itu menjadi penutup laga kontra Australia.

Akibat kekalahan telak dengan skor 5-1 dari Australia tersebut, Ketum PSSI Erick Thohir ramai mendapat kritik. Dia dikritik karena mengganti pelatin di saat yang tidak tepat.

Seperti diketahui, Erick Thohir melengserkan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia. Dalam rangka mencari penggantinya, dia sempat mengunjungi Eropa pada akhir tahun 2024.

Pada kunjungan tersebut, Erick Thohir mendapat tiga kandidat pelatih anyar. Meski begitu, hanya satu orang yang berkenan hadir melakoni sesi wawancara di Hari Natal. 

"Kemarin saya mendapat izin dari Bapak Presiden lima hari ke sebuah negara di Eropa untuk buka warung, interview dan lain-lain dari 25-30 Desember 2024," kata Erick Thohir.

Menurut Erick Thohir, dirinya sengaja melakukan sesi interview di Hari Natal untuk mengetes komitmen pelatih baru.

Shin Tae-yong mengatakan hal itu saat nonton bareng laga Timnas Indonesia vs Australia di area Gelora Bung Karno pada Kamis (20/3/2025). (IG Shin Tae-yong)
Shin Tae-yong mengatakan hal itu saat nonton bareng laga Timnas Indonesia vs Australia di area Gelora Bung Karno pada Kamis (20/3/2025). (IG Shin Tae-yong)

"Saya bahkan tawarkan pada 25 Desember 2024, di Hari Natal, bukan tidak menghormati hari besar, tetapi untuk mengetes komitmen," sambung Erick Thohir.

Meski baru mewawancarai satu orang, Erick Thohir langsung menambatkan pilihan kepadanya. Dia memilih satu-satunya kandidat pelatih yang mau diwawancara saat Hari Natal.

"Dari tiga pelatih, ada satu yang datang. Itu yang saya lihat poinnya lebih karena walau habis interview, dia pulang lagi ke negaranya. Saya tidak mau makan waktu juga, jadi 2 sampai 2,5 jam cukup," kata  Erick Thohir.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI