Murka Tanggapi Skandal BBM Oplosan, Laura Basuki Sampai Tak Bisa Diajak Bercanda

Jum'at, 28 Februari 2025 | 15:09 WIB
Murka Tanggapi Skandal BBM Oplosan, Laura Basuki Sampai Tak Bisa Diajak Bercanda
Laura Basuki [Instagram]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan (kanan) berjalan memasuki mobil tahanan usai ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) tahun 2018-2023 di Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (25/2/2025).[ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/nym]
Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan (kanan) berjalan memasuki mobil tahanan usai ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) tahun 2018-2023 di Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (25/2/2025).[ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/nym]

"Bayangin, orang sesibuk Laura Basuki masih bisa tahu berita dan banyak hal, bisa sampai hopeless dan patah hati. Tapi di luaran sana, masih bertebaran orang yang nggak tahu kerusakan dan kekacauan yang sedang terjadi. Bertebaran pula orang yang tahu kekacauan, tapi denial dan tetap bela rezim," kata akun @NurAzizahSyawal.

Korupsi di tubuh Pertamina sendiri merugikan negara sampai Rp193 triliun dalam satu tahun. Lantaran dugaan kecurangan terjadi sejak 2018, bisa dibayangkan berapa besar kerugian yang ditimbulkan dari praktek curang menjual bensin oplosan ke masyarakat.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI