Suara.com - Denise Chariesta diam-diam mengikuti kegaduhan industri skincare lokal yang melibatkan Dokter Detektif (Doktif) dengan beberapa pemilik produk. Ia mengaku mendapat informasi soal oknum dokter yang diduga terlibat dalam praktek pemerasan seperti Nikita Mirzani.
"Gue baru denger, ada rekaman dari oknum dokter yang meminta Rp 20 miliar ke seseorang," ungkap Denise Chariesta di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Rabu (26/2/2025).
Dokter yang dimaksud Denise Chariesta, dibayar oleh salah satu klinik kecantikan untuk menyerang saingan bisnis mereka lewat ulasan negatif terhadap produk-produknya.
![Momen Denise Chariesta meledek Dokter Detektif (Doktif) dengan memakai topeng saat dimintai keterangan atas laporan dugaan pencemaran nama baik di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Rabu (26/2/2025). [Adiyoga Priyambodo/Suara.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/02/26/24064-denise-chariesta.jpg)
"Oknum dokter ini diklaim sebagai pahlawan masyarakat karena review-review ini. Padahal, itu review-nya berbayar dan dia dibayar klinik B Rp150 juta per SKU," jelas Denise Chariesta.
Baca Juga: Jadi Janda, Beda Cara Ayu Ting Ting dan Nikita Mirzani Penuhi Kebutuhan Biologis
Di waktu bersamaan, dokter tersebut memanfaatkan momen untuk memeras korban. Dengan dalih, uang tersebut bakal diserahkan ke para pejabat yang bisa membersihkan nama produk yang sebelumnya mendapat ulasan negatif.
"Dia juga bawa-bawa nama pejabat. Dia bilang, yang minta-minta uang ini para pejabat. Buat DPR juga katanya. Kalau sudah bayar, nanti nama baik korbannya akan dikembalikan," papar Denise Chariesta.
Sayang, Denise Chariesta enggan menyebut secara spesifik siapa pelaku yang ia maksud. Sang selebgram cuma memberi kode bahwa dokter tersebut belakangan sedang viral di media.
"Pokoknya ada, yang lagi rame sekarang. Ada deh, perempuan," beber Denise Chariesta.
![Denise Chariesta usai membuat laporan ke Polres Metro Jakarta Selatan, Minggu (16/2/2025). [Suara.com/Tiara Rosana]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/02/16/84208-denise-chariesta.jpg)
Meski menolak menyebut identitasnya, Denise Chariesta yakin Ikatan Dokter Indonesia (IDI) tahu sosok yang ia maksud. Denise berharap IDI mau menindak tegas pelaku dengan mencabut izin prakteknya.
Baca Juga: Komentar Menohok Nikita Mirzani saat Menteri Terkaya Pidato: Kalah Sama Gue!
"Gue mohon, IDI cabut izin dokter yang berkedok reviewer ini. Dia minta-minta duit ke orang-orang," ucap Denise Chariesta.
Kasus pemerasan pemilik produk skincare yang menyeret Nikita Mirzani sendiri kini sudah diproses di Polda Metro Jaya. Nikita beserta asistennya Mail Syahputra resmi jadi tersangka, dan dijadwalkan menjalani pemeriksaan awal Maret nanti.
Nikita Mirzani dan Mail Syahputra dikenakan Pasal 27B ayat (2) dan Pasal 45 ayat (1) UU No. 1 Tahun 2024 tentang ITE dengan ancaman 6 tahun penjara, Pasal 368 KUHP tentang pemerasan dengan ancaman 9 tahun penjara, serta Pasal 3, 4 dan 5 UU No. 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang dengan ancaman 20 tahun penjara.