Respons Kemal Palevi Soal Korupsi Pertamina Oplos Pertamax Dianggap Wakili Suara Rakyat

Sumarni Suara.Com
Kamis, 27 Februari 2025 | 10:50 WIB
Respons Kemal Palevi Soal Korupsi Pertamina Oplos Pertamax Dianggap Wakili Suara Rakyat
Sumber Kekayaan Kemal Palevi (instagram/kemalpalevi)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Komika Kemal Palevi ikut mengomentari kasus dugaan korupsi Pertamina yang mengoplos bahan bakar minyak (BBM) dari RON 90 (Pertalite) menjadi RON 92 (Pertamax) dalam rentang waktu 2018–2023.

Melalui postingannya, dia mengunggah foto Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan yang kini sudah menjadi tersangka sambil mengutarakan rasa kesalnya pada Negeri ini. Sebagai rakyat, dia tak habis pikir karena terus-terusan dibohongi oleh pejabat-pejabat negara.

Karena kasus korupsi seperti ini sudah berkali-kali.

"Pajak dikorupsi. Bensin isi pertamax, ternyata pertalite. Rakyat di negara ini ditipu segitunya, demi mereka hidup mewah. Emang negara KNTL. Gak ngerti lagi gue," tulisnya yang juga di kicaukan di akun X-nya pada Rabu (26/2/2025).

Baca Juga: Kejagung Ungkap Dugaan Korupsi Pertamina Bermula dari Keluhan Turunnya Kualitas BBM

Netizen yang membaca postingan Kemal juga mengungkapkan perasaan yang sama karena merasa tertipu oleh pejabat negara yang korup. Bahkan banyak yang sampai sudah tidak bisa berkata-kata saking muaknya.

"Nggak habis pikir dengan negara ini," komentar netizen.

"Pemerintahan nyakitin RAKYAT terus heran bener dah," timpal lainnya.

"Terjadi lagi, dulu premium campur solar, sekarang ini, emang nggak permah mau belajar hak mereka," komentar yang lain mengingat kasus yang dulu sudah pernah terjadi.

Komika Kemal Palevi (Instagram)
Komika Kemal Palevi (Instagram)

Sebelumnya, ada juga Ernest Prakasa hingga Joko Anwar yang sudah mengomentari dugaan kasus korupsi pertamina ini.

Baca Juga: Skandal Dugaan Pertamax Oplosan, Gaya Mewah Riva Siahaan Jadi Buah Bibir

Ernest Prakasa berkomentar singkat padat namun nyelekit.

"Indonesia nih bos," kicaunya di akun X miliknya sambil merepost tentang 7 tersangka kasus korupsi pertamina ini.

Beda dengan Ernest, Jowo Anwar memberikan kritik lumayan panjang sebagai bentuk amarahnya yang meluap-luap.

"Berita buruk termasuk mega korupsi di Indonesia bagi kita rakyat udah kayak minum obat. Sehari 3 kali. Bang**t, bang**t! Gini amat nasib kita. Ratusan triliun udah kayak nggak ada artinya," kicaunya.

Kontributor : Tinwarotul Fatonah

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI