Suara.com - Konten terbaru Maia Estianty bersama para musisi menyisakan atensi yang cukup menarik. Dipantau dari kanal YouTube miliknya, Maia Estianty sempat berbicara mengenai masa kecilnya. Masa kecil yang ternyata dekat dengan toleransi agama.
Baru terkuak bahwa Maia pernah bersekolah di sekolah Katolik. Tepatnya di SD Katolik Yohanes Gabriel Surabaya.
Selama bersekolah di sana, Maia memiliki peran penting sebagai penari altar gereja.
"Zaman gue kecil kan sekolahnya di sekolah Katolik, gue penari altar gereja," ujar Maia Estianty, dilansir Suara.com pada Senin (24/2/2025).
Cerita tersebut semakin enak didengar kala Maia Estianty menyanyikan lagu persembahan, 'Bawalah Persembahan' yang masih dingatnya. Bersama suara khas diva, lagu tersebut terdengar indah dan menenangkan.
"Bawalah persembahan mu nanti, ke altar yang suci," nyanyi Maia.
Nyanyian tersebut kemudian diiringi dengan pandangannya soal toleransi. Pandangan yang kemudian dikemas dengan kegelisahan atas bedanya sikap toleransi dalam beragama di masa lalu dan masa sekarang.
"Gue jujur kangen dengan zaman gue kecil dulu, ngucapin Selamat Natal atau Selamat Lebaran nggak ada yang larang," ucap Maia Estianty.
"Zaman kecil (gue) itu masih lebih bebas soal toleransi (beragama)," sambungnya.
Pengalaman Maia Estianty ini semakin diperbincangkan usai dibagikan ulang di Instagram. Pada unggahan milik akun @seputarkatolik_, banyak yang dibuat takjub dengan ingatan Maia atas lagu rohani di agama yang bukan dianut olehnya.