Suara.com - Kakak Vadel Badjideh, Martin Badjideh mengklarifikasi pernyataan Nikita Mirzani yang menudingnya menguasai penghasilan endorsement Laura Meizani alias Lolly hingga membuat remaja 17 tahun tersebut kelaparan.
Menurut Martin Badjideh, dia memang 'menampung' sementara pendapatan Lolly saat pulang ke Indonesia dari London, Inggris. Namun hal ini Martin lakukan karena remaja tersebut tak punya ATM sebab masih di bawah umur.
Martin juga mengklaim, dirinya malah menjaga Lolly dari penipuan atau endorsement abal-abal. Hal ini disampaikan Martin Badjideh saat ditemui usai membesuk Vadel Badjideh di Polres Metro Jakarta Selatan, baru-baru ini.
![Martin Badjideh, Bintang Badjideh, dan Umar Badjideh usai membesuk Vadel Badjideh di tahanan Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (20/2/2025). [Suara.com/Tiara Rosana]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/02/20/49397-martin-badjideh-bintang-badjideh-dan-umar-badjideh.jpg)
"Kemarin sempat Lolly itu enggak ada yang mengakui, enggak ada keluarga atau saudara sama sekali. Jadinya pasti di saya karena saya yang jaga semua kan. Terus dia (Lolly) juga beberapa endorse minta arahan saya," kata Martin Badjideh.
"Dia ketemu dan chat orangnya sendiri, tapi saya mantau dari jauh. Paling kita kasih arahannya, 'Jangan sampai lu dibohongin'. Paling dia nanya-nanya itu aja sih, tentang mekanisme. Kan anak kecil gitu takut dibohongin atau gimana, jadi saya bantu paling dari jauh aja," ucapnya menyambung.
Anak sulung Umar Badjideh tersebut juga menyangkal menggunakan uang hasil endorsement Lolly untuk keperluan pribadi, apalagi digunakan untuk merenovasi rumah sebagaimana yang digembar-gemborkan Nikita Mirzani.
"Enggak lah, sama sekali enggak. Maksudnya kan juga jelas ya, itu arahanlah dari saya. Ya kayak gimana sih, kayak kita bantu orang, orangnya itu mau ada endorse atau apa kan kita enggak mungkin nahan kan. Jadi ya sudah, biar dia aja yang urus," ungkap Martin.
Soal Lolly yang disebut kelaparan hingga minum air keran dan makanan sisa kemarin karena tak punya uang, Martin Badjideh mengaku baru dengar ini dari Nikita Mirzani.

Selama Lolly diurus keluarganya, Martin tak pernah mendengar keluhan semacam itu.
Baca Juga: Nikita Mirzani dan Asisten Jadi Tersangka Pemerasan, Sindir Polda Metro Jaya soal "Pricelist"
"Air wudhu ketelan kali, bukan minum air keran. Enggak lah, itu enggak ada, itu terlalu berlebihan ya. Itu pernyataan itu dari siapa dulu, kita kan enggak tahu, kalau lolly sih semenjak saya arahkan sih enggak pernah ada ngeluh seperti itu," tuturnya.
"Dia kan orangnya ceplas-ceplos juga kan, kadang saya yang nanyain malah, 'Lolly gimana, ada minum enggak? Nanti biar saya mintain orang apartemennya, pengelolanya'. Jadi ya enggak mungkinlah kalau dia sampai ngomong seperti itu, mungkin ada pihak lain kali ya," imbuh Martin Badjideh.
Adapun sebelumnya, Nikita Mirzani sudah berniat merobohkan rumah keluarga Vadel Badjideh karena menganggap keluarga tersebut telah memanfaatkan kerja keras endorsement Lolly.
Sebagai informasi, Nikita Mirzani melaporkan kekasih Lolly, Vadel Badjideh ke Polres Metro Jakarta Selatan dalam kasus dugaan persetubuhan dan aborsi.
Dalam laporan tersebut, Vadel Badjideh dituduhkan melakukan persetubuhan anak di bawah umur dan aborsi terhadap Lolly.
Setelah bergulir dengan panjang selama tujuh bulan, laporan Nikita Mirzani akhirnya menemui titik terang dan Vadel Badjideh ditetapkan tersangka pada Kamis (13/2/2025) lalu.
Kini, kekasih Lolly tersebut ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan selama 20 hari sejak tersangka.