Suara.com - Orkes Melayu (OM) Lorenza tengah viral beberapa bulan terakhir. Grup musik dangdut banyak menghiasi media sosial.
OM Lorenza sukses menggaet pasar sendiri, usai mengubah genre ke musik dangdut klasik.
Grup musik asal Sukoharjo, Jawa Tengah itu meraih sukses setelah membawakan lagu dangdut klasik era 70-an, 80-an, dan 90-an. Mereka pun kini punya fans sendiri fanatik sendiri yang tampil dengan gaya unik khas era 80-an.
Beberapa lagu andalan OM Lorenza, di antaranya, Tambal Ban, Antara Kau Dia dan Aku, Tembok Derita, Singkong dan Keju, Terajana, Cinta Segitiga, dan Bukan Cerita Dusta.
Baca Juga: Selena Gomez Rilis Lagu Scared of Loving You di Hari Valentine
Dalam setiap aksi panggungnya, personel OM Lorenza mendadani diri dengan outfit retro. Kehadiran orkes dangdut dengan genre klasik ini menjadi anomali di tengan gempuran musik koplo. Lantas, siapakah pemilik OM Lorenza.
Profil OM Lorenza
OM Lorenza merupakan grup musik yang bermarkas di Dukuh Ngemul, Desa Sidorejo, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo, Jawa Tengah.
Grup ini telah berdiri sejak 2007. Diprakarsai oleh Budi Aeromax, OM Lorenza awalnya mengangkat genre lagu dangdut koplo yang sedang hits.
Ketatnya persaingan antara orkes dangdut koplo membuat kiprah grup ini naik turun. Sempat vakum, OM Lorenza kembali bangkit pada 2012 di bawah pimpinan Murjiyanto. Beberapa sumber menyebutkan sosok inilah yang kini merupakan pemilik dari OM Lorenza.
Baca Juga: MV "STRESS" Chung Ha: Menggambarkan Perasaan Terjebak dalam Tekanan Hidup
Dalam perjalanannya selepas vakum, OM Lorenza mengubah gaya bermusik mereka dengan dangdut koplo.
Siapa sangka, itu justru menjadi identitas khas dari OM Lorenza. Kini, orkes ini viral dengan jargon 'Wayahe Wong Lawas Tampil.