"Tapi bukan muhrim itu, kok salaman (bersentuhan) Pak Menteri Terbaiknya. Memang boleh ya? Bersentuhan dengan yang bukan muhrim nya? Serius nanya," ujar warganet lain.
Sampai ada juga warganet yang mencantumkan sebuah hadits tentang bersentuhan dengan perempuan yang bukan mahramnya.
![Perjalanan Mualaf Celine Evangelista [Instagram/@celine_evangelista]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/08/17/60968-perjalanan-mualaf-celine-evangelista-instagramatceline-evangelista.jpg)
"Ditusuknya kepala seseorang dengan pasak dari besi, sungguh lebih baik baginya daripada menyentuh wanita yang bukan mahramnya. (HR. Thobroni dalam Mu’jam Al Kabir 20: 211. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)," komentar warganet.
Namun ada juga warganet yang membela kalau boleh berjabat tangan. Meski kemudian tetap menjadi perdebatan sengit.
"Jangan pernah menjudge orang, mereka salaman selama tidak menimbulkan syahwat dan tidak mempunyai wudhu dan menghargai," ujar seorang warganet.
"Imam Syafi'i memperbolehkan asal tidak ada syahwat antara murid dan guru juga diperbolehkan bang, khusnudzon aja biar hati bersih sikonya kan lagi rame jamaah," komentar warganet lain.
"Didoakan yang baik-baik. Masalah salaman tangan aja seheboh itu kalau tidak ada nafsu ya gpp toh," imbuh warganet lainnya.
Kontributor : Tinwarotul Fatonah
Baca Juga: Jadi Mualaf, Celine Evangelista Berhijab Dipuji Cantik Bak Bidadari Bersayap