Menurutnya, cara itu bukan untuk mengajarkan orang-orang mengaji melainkan mengumpat. Terlebih, acara pengajian akbar biasanya juga dihadiri anak-anak kecil.
Gus Thuba juga memprediksi hal tersebut tak akan jadi perhatian, bila video Gus Miftah dan Gus Iqdam ceramah menggunakan kata-kata kotor tidak viral di media sosial.
Sebab, Gus Thuba beranggapan sekarang ini orang-orang justru lebih tertarik dengan ulama yang ceramah menggunakan kata-kata kotor.
"Kalau bukan ramai isu kemarin, orang-orang sekarang kan tertarik to model kayak gitu. Nah ini ngaji atau ngajarin anak kecil mengumpat," katanya.