“Kalau di pesantren dikenal guru galak, karena saya harus memantau salatnya, ngajinya anak-anak, kemudian ketepatan waktu dan kebersihannya. Jadi betul-betul saya harus keras,” ujarnya.
Berbeda saat mengajar di pesantren, Ustaz Maulana justru menjadi guru kesayangan saat mengajar di SD.
“Kalau di SD itu saya terkenalnya adalah guru favorit, guru yang disayang,” ucapnya.
Awal Mula Masuk Televisi.
Ustaz Maulana lalu menceritakan awal mula dirinya masuk TV. Sebelum wara-wiri di layar TV, Maulana kerap berceramah di daerah-daerah.
Saat dia berceramah di Kendari, jamaah yang hadir sangat terkesan hingga ceramah sang ustaz direkam dan dijadikan dalam bentuk CD.
“Itu dua jam ceramah orang pada ketawa terus sampai akhir itu direkam kemudian dibuatkan kepingan CD, kemudian ternyata dijual. Dan mulai lah dari saat itu sampai 25 keping judul ceramah saya di mana-mana direkam,” katanya.
Ternyata ada seseorang yang memasukkan ceramah Ustaz Maulana itu ke YouTube hingga berhasil menarik perhatian stasiun TV.
Baca Juga: Video Lama Beredar: Gus Miftah Ejek Ceramah Ustaz Maulana Cuma Gimik TV

“Dan ada lah salah satu di antara mereka itu memasukkan ceramah yang itu ke YouTube, lalu diajak lah saya ke Trans TV,” ujarnya.