Sutradara Sebelum 7 Hari, Awi Suryadi memberi bocoran bahwa cerita film yang digarapnya cukup unik dan memberi pesan moral kekeluargaan.
"Ini kan dari film pendek, di mana anak-anak pikir itu menakutkan, padahal enggak menakutkan. Nenek yang sudah meninggal itu, kangen sama mereka, karena sudah lama tidak pulang. Jadi cuma karena kangen aja. Ketika dibikin feature film, kami membuat backstory-nya. Si nenek ini meninggalnya kenapa enggak normal," tutur Awi Suryadi.
![Rilis poster dan trailer film Sebelum 7 Hari di MD Place Jakarta, Kamis (12/12/2024). [MD Pictures]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/12/16/54647-film-sebelum-7-hari.jpg)
Dalam trailer yang baru dirilis, diperlihatkan teror yang mengintai keluarga nenek Anggun. Tari (Agla Artalidia) dan Kadar (Haydar Salishz) adalah anak dari nenek Anggun (Fanny Ghassani) yang sudah lama tak mudik ke rumah. Kepulangan mereka ke rumah adalah saat sang ibu, nenek Anggun, meninggal dunia.
Nenek Anggun pun meninggal dalam keadaan yang tidak wajar. Seorang dukun, meminta agar jenazah ibunya dikuburkan pada Kamis Kliwon.
Menanti masa penguburan jenazah nenek Anggun, teror pun mengintai Tari dan Kadar, serta kedua anak Tari yang ikut pulang, Bian (Anantya Rezky Kirana) dan Hanif (Sulthan Hamonangan).